Suara.com - Seorang wanita asal Punjab, India pada Jumat (19/4) waktu setempat melahirkan bayi kembar enam. Wanita bernama Zeenat Bibi itu melahirkan bayi kembar enam di Rumah Sakit Rawalpindi, India.
Kelahiran bayi kembar enam terbilang sangat langka di dunia. Peluang untuk bisa melahirkan bayi kembar enam sangat tipis, satu banding 4,7 miliar.
Menurut laporan Geo News, Minggu (21/4), Zeenat melahirkan bayi kembar enam yang terdiri dari 4 bayi laki-laki dan 2 bayi perempuan. Menurut keterangan dari dokter rumah sakit Rawalpindi, kondisi bayi kembar 6 itu dalam keadaan sehat dan normal.
Baca juga:
"Berat badan bayi kembar enam itu juga normal dan sehat. Kondisi ibu juga baik-baik saja," tulis laporan dunyanews.tv
Bayi kembar enam itu saat ini masih dalam perawatan medis di unit ICU rumah sakit hingga mendapat izin pulang oleh dokter.
Fenomena bayi kembar enam menurut sejumlah ahli medis tidak terjadi secara alami meskipun saat ini banyak beredar obat kesuburan yang memungkinkan hal itu bisa terjadi.
"Banyak dokter memperingatkan bahwa hal ini sebaiknya dihindari," ungkap laporan Geo News.
Ada berbagai jenis bayi kembar enam di dunia, beberapa bersifat sedarah yang artinya mereka berasal dari enam kombinasi sel telur dan sperma yang terpisah.
Baca Juga: Sebelum Meninggal Dunia, Melitha Sidabutar Sempat Alami Kondisi Serupa dengan Kakak Kembar
Baca juga:
Namun melansir dari Verywellfamily, ada juga bayi kembar enam yang terjadi ketika satu sel telur dibuahi dan menjadi beberapa embrio. Terkadang proses pemisahan tersebut terjadi lebih dari satu kali sehingga memungkinkan terjadinya bayi kembar tiga atau bayi kembar tiga identik.
Sebelumnya, di Brasil pada 2023 juga lahir bayi kembar enam. Quezia Romualdo pada 6 Oktober 2023 waktu setempat melahirkan bayi kembar enam di usia kehamilan minggu ke-27.
Proses kelahiran bayi kembar enam di Brasil itu dilakukan secara caesar oleh 32 tenaga medis berpengalaman. Proses kelahiran bayi kembar enam di Brasil itu berlangsung selama 10 menit.
Lalu pada 2010, seorang wanita bernama Vicky Lamb di Inggris juga melahirkan bayi kembar enam. Vicky yang merupakan warga Oxford melahirkan 14 minggu lebih cepat. Di Belfast, Irlandia Utara pada 2009 juga terjadi kasus serupa, seorang ibu melahirkan bayi kembar enam.
Berita Terkait
-
Indonesia Gandeng Eks PM Inggris Tony Blair Buat Proyek Pengganti e-KTP
-
Hasil Liga Inggris: Arsenal Gebuk Wolverhampton Wanderers 2-0 Lewat Gol Leandro Trossard dan Martin Odegaard
-
Link Live Streaming Wolves vs Arsenal, Liga Inggris 21 April
-
Prediksi Wolverhampton vs Arsenal di Liga Inggris: Preview, Head to Head, Skor hingga Live Streaming
-
Jokowi Terima Kunjungan Mantan PM Inggris Tony Blair, Bahas Govtech hingga Carbon Storage
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi