Suara.com - Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid meminta Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto untuk jangan terkesan menghalangi silahturahmi antara Gibrarn Rakabuming Raka dengan Megawati Soekarnoputri.
Menurut Nusron, usai Idul Fitri 1445 H dan saat ini memasuki bulan syawal, baiknya memang ada silahturahmi dan pertemuan yang baik antara Gibran dengan Megawati.
"Saya berharap ini mas Hasto bisa bertemu dengan mas Gibran, salaman, sungkeman, halal bihalal, silaturahmi kan baik," ucap Nusron seperti dikutip, Rabu (24/4).
Baca juga:
"Hasil MK sudah begini, mau apalagi. Persoalan tidak mau gabung ke pemerintahan yah gak apa-apa, yang penting silahturahmi jangan sampai putus," sambung Nusron.
"Apalagi mau sampai suwon ke bu Mega. Jangan dihambat-hambat. Saya gak tahu ada penghambatan atau tidak. Tapi tuh terkesan kaya ada penghambatan," tambah Nusron.
Nusron lebih jauh mengatakan bahwa tidak mungkin jika Megawati Soekarnoputri menolak untuk bertemu dengan Gibran. Nusron bilang bahwa Megawati ialah sosok negarawan yang memiliki kelapangan hati dan jiwa besar.
Baca juga:
"Kalau dulu Gus Dur (disebut) Bapak Bangsa, Mega ini Ibu Bangsa," ucap Nusron.
Baca Juga: Usai Sah jadi Presiden Terpilih, PKS Auto Kebelet Ketemu Prabowo: Dalam Waktu Dekat, tapi...
Nusron justru mengkritisi orang-orang di sekeliling Megawati yang terkesan menghambat pertemuan dengan pihak Prabowo-Gibran. Nusron mengatakan bahwa Megawati mungkin ingin bertemu namun pesan itu tak pernah tersampaikan.
"Karena orang-orang di sekelilingnya memiliki kebencian hingga berperilaku tidak adil," ungkap Nusron.
KPU Resmikan Prabowo-Gibran Pemenang Pilpres 2024
Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menetapkan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai presiden dan wakil presiden terpilih.
Hal itu disampaikan Ketua KPU RI Hasim Asy'ari saat membacakan berita acara nomor 252/PL.01.9-BA/05/2024 tentang penetapan presiden dan wakil presiden terpilih.
"KPU menetapkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2 Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Gibran Rakabuming Raka sebagai calon presiden dan calon wakil presiden terpilih periode 2024-2029 pada Pemilu 2024 dengan perolehan suara sebanyak 96.214.691 suara atau 58,59 persen dari total suara sah nasional," kata Hasyim di ruang rapat utama KPU RI, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2024).
Berita Terkait
-
Usai Sah jadi Presiden Terpilih, PKS Auto Kebelet Ketemu Prabowo: Dalam Waktu Dekat, tapi...
-
Respons Gugatan PDIP ke KPU di PTUN, PAN: MK Itu Puncak dari Kontestasi
-
Belum Pastikan Pertemuan dengan Prabowo Usai Penetapan KPU, AHY: Saya Juga Mau Nanya
-
Prabowo-Gibran Jadi Presiden dan Wapres Terpilih, Massa Sambangi Kawasan Gedung KPU
-
Sah Jadi Presiden-Wapres Terpilih, Segini Total Perolehan Suara Prabowo-Gibran di Pilpres 2024
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu