Suara.com - Sehari setelah putusan MK yang membatalkan seluruh gugatan paslon 01 dan 03, Ketua Tim Kuasa Hukum 02 Yusril Ihza Mahendra merapat ke Kertanegara untuk menyerahkan berkas hasil putusan MK.
Dalam foto yang dibagikan di akun Instagramnya, Yusril Ihza Mahendra tampak hadir di kediaman Prabowo Subianto bersama sebanyak 45 tim advokat yang membersamainya selama proses sidang gugatan Pilpres 2024.
Yang menarik dalam foto itu penampilan Ketum Partai Bulan Bintang itu berbeda dibanding rekan-rekan advokat yang mendampinginya.
Malam itu, pakar hukum tata negara tersebut terlihat tampil sederhana dengan kemeja warna putih serasi dengan sepatu yang dikenakannya.
Siapa kira sepatu yang dikenakan Yusril tersebut nyatanya merupakan sepatu mewah dengan harga selangit lho.
Saat ditelusuri sepatu tersebut berjenama Off-White seri Out of Office Mid Top Leather Sneakers All White.
Sepatu berjenama Off-White ini merupakan merek mode mewah asal Italia yang didirikan oleh desainer asal Amerika, Virgil Abloh di Milan pada 2012 silam.
Untuk sepasang sepatu Off-White seperti yang dikenakan Yusril Ihza Mahendra bila menilik dari toko online harganya berkisar di angka Rp9 jutaan.
Yusril sendiri bukan kali itu saja tampil kasual dengan mengenakan sepatu mewah.
Baca Juga: Siasat Gandeng NasDem dan PKB Terkuak! Prabowo Bentuk Koalisi Gemuk Agar Rezimnya Mulus?
Menyusuri dari akun Instagramnya, Yusril juga sempat terlihat tampil kasual dengan sepatu Off-White seri Court Canvas and Leather High Top yang harganya berkisar di angka Rp6 jutaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?
-
Noel Ngaku Dilarang Ungkap Partai K: Benernya Lidah Gue Mau Ngomongin Hari Ini
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
DJKI Perkenalkan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Melalui Video Call