Suara.com - Menumbuhkan minat literasi sejak dini perlu dilakukan, dimana anak-anak dapat lebih didorong untuk mengembangkan minat mereka dalam membaca, karena melalui budaya membaca pengetahuan dan kreativitas anak-anak akan semakin meningkat serta dapat mengasah kemampuan berpikir kritis.
Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan literasi, salah satunya dedngan membangun perpustakaan di sekolah-sekolah yang belum memiliki fasilitas yang lengkap.
Hal tersebut coba dilakukan oleh Lotte Mall melalui program CSR "Lotte Sahabat Anak" hasil kerja sama dengan Lotte Foundation dan Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia (Atpusi).
Tahun ini, program tersebut fokus membangun 3 ruang perpustakaan baru dan satu perbaikan ruang perpustakaan. Peresmian ruang perpustakaan akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama akan dilaksanakan tanggal 25 dan 26 April 2024 di dua sekolah, yakni MI Nurul Islam dan SDS Kebon Baru 1, Cilincing, Jakarta Utara.
"Momen ini menjadi bukti nyata dari komitmen perusahaan untuk mendukung pendidikan, literasi, dan pengembangan potensi anak-anak di Indonesia. Adapun fasilitas yang disediakan termasuk buku-buku berkualitas, komputer, bangunan perpustakaan yang ramah anak, rak buku yang terorganisir dengan baik, serta meja dan kursi yang nyaman untuk mendukung proses belajar mengajar yang efektif," ucap Chairman Lotte Foundation, Lee Seung Hoon, Kamis (25/4/2024).
Ia menyebut, bahwa sejak 2017, sudah ada 19 ruang perpustakaan dibangun sebagai bagian dari CSR "Lotte Sahabat Anak". Ia berharap, dengan adanya akses yang lebih baik terhadap fasilitas pendidikan, anak-anak dapat lebih mengembangkan minat mereka dalam membaca.
"Saya berharap, siswa-siswi di sini bisa menjadi SDM yang lebih baik lagi. Jika ada buku-buku tertentu yang ingin ditambah, bisa dikomunikasikan dengan pihak kami," ujar Lee.
MI Nurul Islam yang berlokasi di Jakarta Selatan menyambut donasi ini dengan antusiasme. Para pengurus sekolah pun mengakui peran penting fasilitas perpustakaan yang lengkap, akan meningkatkan kualitas pendidikan bagi siswa-siswinya.
"Kehadiran ruang perpustakaan baru ini sangat dinanti siswa-siswi kami. Lahan sekolah kami memang terbatas, tapi dengan adanya perpustakaan mungil ini diharapkan bisa membuat anak-anak kami betah bersekolah dan memotivasi mereka untuk meningkatkan minat baca," ucap Kepala Sekolah MI Nurul Islam, Rusman.
Baca Juga: Zita Anjani Lulusan Mana? Anak Zulhas Dikecam Gegara Pamer Produk Pro Israel di Depan Kabah
Berita Terkait
-
Orang Tua Jangan Dulu Putus Asa, Ini Pekerjaan yang Cocok Untuk Anak Autis Berdasarkan Saran Dokter
-
Akhirnya Dipercepat, Hal Ini Dirasa Alyssa Soebandono Jelang Persalinan
-
Adipati Dolken Tak Berniat Masukkan Anak ke Sekolah Formal, Apa Alasannya?
-
Curhat Tak Menstruasi Selama 3 Bulan, Mpok Alpa Ternyata Hamil Anak Kembar
-
50 Anak Muda Siap Jadi Barista, Semangat Mandiri Wirausaha Yogyakarta
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia
-
Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa