Suara.com - Anies Baswedan tuai sorotan Ketika menyinggung mengenai siap menjadi oposisi di hadapan Surya Paloh di acara Milad PKS akhir pekan lalu.
Diketahui sejumlah tokoh nasional mendapat undangan menghadiri acara Milad ke-22 PKS yang dipusatkan di DPP PKS, Jakarta Selatan, Sabtu (27/4/2024).
Sejumlah tokoh yang hadir diantaranya Anies Baswedan serta sejumlah petinggi partai koalisi perubahan yang mengusungnya yakni Surya Paloh hingga Muhaimin Iskandar.
Video momen acara tersebut pun sempat turut dibagikan Anies Baswedan di akun twitternya.
Dalam potongan video itu, Anies Baswedan yang berkesempatan memberikan sambutan sempat menyinggung soal sikap konsistensi menjadi oposisi.
"Siang hari ini merupakan babak baru bagi perjalanan fase 22 tahun PKS berjuang, dan 22 tahun itu diiringi dengan catatan rekam jejak konsistensi. Berdemokrasi itu salah satunya adalah siap untuk berada di dalam pemerintahan dan selalu siap berada di luar pemerintahan," ucapnya.
"Karena itu kita ingin menyampaikan selamat, bukan sekadar miladnya tapi selamat atas konsistensinya selama 22 tahun ini dan ke depan kita berharap PKS bisa menjadi contoh," lanjutnya.
Pernyataan Anies Baswedan itupun menuai beragam tanggapan publik.
"Ini yang gw suka dari Pak Anies beliau berani kritik di depan orangnya langsung. Masih ingat gua pas Pak Anies di undang di forum KPK untuk berbicara dan KPK dikritik habis sama Pak Anies, menyala abahku," kata Moh Jabir.
Baca Juga: Prabowo Tak Hadir di Acara Halalbihalal PKS, Warganet: Oposisi Bersama PDIP Lebih Sejuk
"Abah emang gak deg degan bilang kaya gitu di depan ketua umum Nasdem dan PKB," kata greentea.
"Mas Anies lagi ngajarin om bewok jadi politisi yang pake etika saat kalah pemilu ya siap jadi oposisi jangan nempel2 minta posisi....," tuis Sukimin.
Diketahui beberapa hari seusai putusan MK yang membatalkan seluruh gugatan paslon AMIN dan Ganjar-Mahfud, dua partai yang sebelumnya menyokong koalisi perubahan bermanuver dengan bergabung Bersama koalisi Prabowo-Gibran.
Dua partai tersebut yakni Partai NasDem dan PKB.
Keduanya menyatakan bergabung seusai ditemui Prabowo setelah ditetapkan secara resmi sebagai pemenang pemilu oleh KPU RI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan