Suara.com - Sindiran komika Muhadkly Acho mengenai pernyataan Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo ditanggapi langsung oleh Prastowo.
Lewat akun X, Acho menulis cerita fiksi mengenai suasana ruang ganti Timnas Indonesia U-23 saat menghadapi Uzbekistan di semifinal Piala Asia U-23.
Baca Juga:
Penjelasan Lengkap Stafsus Menkeu Terkait Aturan Bea Cukai Bawaan ke Luar Negeri
Dalam cuitannya, Acho menggambarkan seolah-olah Justin Hubner bertanya ke pelatih Shin Tae-yong saat berada di ruang ganti.
"Tadi di ruang ganti, hubner nanya ke STY.. “ada masukan konkret?”. Trus sama STY dikeplak palanya," tulis Acho di akun X.
Kicauan Acho ini dianggap menyindir sosok Yustinus Prastowo karena menggunakan kalimat 'ada masukan konkret'.
Kalimat 'ada masukan konkret' adalah pernyataan Prastowo saat meminta masukan dari para netizen yang kesal dengan kinerja Bea dan Cukai.
Merasa tersindir, Yustinus Prastowo menanggapi langsung cuitan komika yang juga seorang sutradara ini.
Baca Juga: Kian Memanas, Rocky Gerung Sindir Keras Hotman Paris yang Dikelilingi Wanita Cantik
"Lalu kapan mau ngeplak kepala saya Bang @MuhadklyAcho? Saya siap menghadap nih," balas Prastowo menanggapi cuitan Acho.
"Biar apa ya mas?" jawab Acho. Prastowo menjawab kepalanya dikeplak supaya bisa ketularan kehebatan Acho. Acho mempertanyakan teori mana yang menyebut mengeplak kepala bisa menularkan kehebatan.
Menurut Prastowo itu adalah sebuah eksperimen karena Acho mengilustrasikan pelatih hebat ngeplak kepala pemain.
Acho lalu menjawab dengan pernyataan menohok. Ia meminta Prastowo dikeplak kepalanya ke Shin Tae-yong saja jika hanya sebuah eksperimen.
"Ya kalo gitu minta keplak sama STY aja mas buat eksperimen," kata Acho. Prastowo pun tidak lagi menanggapi cuitan Acho tersebut.
Berita Terkait
-
Kian Memanas, Rocky Gerung Sindir Keras Hotman Paris yang Dikelilingi Wanita Cantik
-
Rocky Gerung Sindir Keras Hotman Paris Sambil Dikelilingi Wanita Cantik
-
Cerita Persahabatan dengan Yusril Ihza Mahendra, Mahfud MD Dianggap Menyindir
-
Tetapkan Eks Kepala Bea Cukai Yogyakarta Tersangka TPPU, KPK Sita Harta Eko Darmanto Diduga Hasil Korupsi
-
Yayan Ruhian Siap Main Film Agak Laen 2: Kosongin Jadwal, Nief!
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Pramono Respons Demo Mahasiswa di HI: Silakan Protes, Jangan Rugikan Publik
-
'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa
-
ICW: Audit BPK Jadi Komoditas Dagang, WTP Cuma Alat Pencitraan Politik
-
MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite: Efek Domino di Baik Kenaikan BBM yang Mengintai
-
Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian
-
Massa Mahasiswa ke Aparat di Thamrin: Bapak Nanti Jaganya di HI Saja, Biarin Kita Jalan Dulu Pak!
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Diikuti Lebih Dari 45.000 Peserta dari 52 Negara
-
Jejak Angelo Pandeli: Pentolan Hells Angels yang Diburu Dunia Ditangkap di Bali
-
DPR Endus Pemborosan Rp1 T di BGN, Desak Audit Investigatif Ribuan Dapur MBG