Suara.com - Beredar viral keluhan dari salah seorang warganet yang menuding pengobatan alternatif mendatangkan petaka. Akun X @nopidny1 mengungkap bahwa ibu kawannya meninggal dunia setelah menjalani pengobatan alternatif.
Menurut cuitan dari akun itu, korban hembuskan nafas terakhir setelah menjalani pengobatan alternatif yang berlokasi di Kota Bogor, Jawa Barat.
Dituliskan oleh akun tersebut, sebelum meninggal dunia, korban disuruh untuk minum sabut kelapa dan jeruk nipis yang telah di-blender. Saat minum itu, korban disebutkan dalam kondisi perut kosong.
Baca juga:
"BANTU UP PLEASE, MAMANYA TEMENKU MENINGGAL KORBAN PENGOBATAN ALTERNATIF MASTER HERU
Kronologi : disuruh PERUT KOSONG DAN MINUM SABUT KELAPA BLENDER + JERUK NIPIS alasan DETOX TUBUH nanti muntah, akhirnya kerumah sakit dan dinyatakan USUS BUNTU + SUDAH PECAH AKIBAT METODE TSB," tulis akun itu seperti dikutip, Rabu (1/5).
Pengunggah menyebut bahwa pengobatan alternatif itu miliki Terapi Master Heru dan Team. Di akun Istagram tempat pengobatan alternatif itu, netizen ramai memberikan komentar terkait kasus ini.
Penglola tempat pengobatan alternatif itu sempat menuliskan bahwa mereka tidak memberikan minuman sabut kelapa namun air kelapa muda.
Baca juga:
Baca Juga: Link Ujian Kesetiaan Google Form Lagi Viral di TikTok, Ini Cara Main dan Penjelasan Hasilnya
"Sari air sabut kepala kuda yah kakak, bukan serabutnya," tulis akun Master Heru menjawab pertanyaan dari netizen soal minuman sabut kelapa.
Pengobatan alternatif Master Heru mengklaim bahwa mereka adalah master therapis dan herbalis, sistem pencernaan, sistem syaraf dan sistem pernafasan.
Kasus ini viral di platform media sosial X dan membuat banyak netizen yang menuliskan komentar pedas tentang pengobatan alternatif ini.
"Coba ter master minum serabut kelapa di blender sendiri trus di videoin, pengen liat deh kalo si paling master minum," tulis salah satu pengguna Instagram di akun Master Heru.
"ngeri bener, ada belajar dan info dari mana bisa buat racikan detox macem begitu??? hati hati guysss," sambung akun lainnya.
Berita Terkait
-
Link Ujian Kesetiaan Google Form Lagi Viral di TikTok, Ini Cara Main dan Penjelasan Hasilnya
-
Kacau! Sejoli di Magetan Asyik Bermesraan di Rooftop Kafe, Seolah Tak Pedulikan Pengunjung Lain
-
Viral! Video Oknum TNI Aniaya Supir Catering Pakai Kunci Roda
-
Kalahkan Bung Towel, Topik Jerome Polin di X Lebih Heboh Usai Timnas Kalah
-
Viral di TikTok! Ini Link Tes Seberapa Cuek Kamu dan Cara Baca Hasilnya di Google Form
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
Transjakarta Minta Maaf atas Insiden Penumpang Tunanetra Jatuh, Janji Perketat SOP dan Pendampingan
-
Titiek Soeharto 'Warning' 3 Kementerian soal Dampak Banjir Sumatera
-
Tanpa Digaji, 1.142 Taruna KKP Dikirim ke Aceh dan Sumatra Jadi Relawan Bencana
-
Sentilan Keras Peter Gontha: Buat Apa Ada KY Jika Hakim 'Bermasalah' Adili Nadiem?
-
Tolak Pembukaan Lahan Sawit di Papua, Paul Finsen: Sampaikan ke Prabowo dan Bahlil, Setop Barang Itu
-
Gaji Pokok Nol Rupiah, Hakim Ad Hoc Curhat Pilu: Meninggal Dunia Pun Harus Urunan
-
KKP Kerahkan 1.142 Taruna ke AcehSumatra, Fokus Bersihkan Lumpur Pascabencana
-
Airlangga Hartarto Mendadak Muncul di Gedung KPK, Ada Apa?
-
KLH Siapkan Gugatan Triliunan untuk 6 Perusahaan Terduga Biang Banjir Sumatra
-
Kamuflase Bus Pekerja: Strategi PT GAN Kelabuhi Bea Cukai demi Keluarkan Barang Tanpa Izin