Suara.com - Teka-teki pembunuhan wanita dalam koper yang jasadnya dibuang di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat akhirnya terungkap. Pelaku bernama Ahmad Arif R berhasil ditangkap polisi di Palembang, Sumatra Selatan.
Mirisnya, pelaku diketahui baru saja menggelar ijab kabul alias menikah dengan seorang perempuan di Palembang sekitar satu bulan lalu pada pertengahan Maret 2024. Pelaku pembunuhan wanita dalam koper itu ditangkap empat hari jelang resepsi pernikahan yang rencananya digelar pada 5 Mei 2024 nanti.
Kapolsek Cikarang Barat Kompol Gurnald Patiran mengatakan, tersangka rencananya hendak menggelar resepsi pernikahan di Palembang pada 5 Mei 2024 pekan ini.
Baca Juga: Motif Pelaku Bunuh Perempuan Dalam Koper Di Bekasi: Mau Gelar Resepsi Nikah, Butuh Uang
"Tersangka baru menikah, ijab kabul di bulan Maret dan rencana tanggal 5 Mei besok mau resepsi. Makanya dia ke Palembang mau melaksanakan resepsi," kata Gurnald Suara.com, Kamis (2/5/2024).
Menurut dia, penangkapan Arif dilakukan di rumah keluarga istrinya. Saat ditangkap, istrinya juga berada di lokasi.
"Di rumah keluarga istrinya. Ada istrinya (saat ditangkap)," katanya.
Sebelumnya, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Mahenu mengatakan, motif Arif membunuh RN diduga karena ekonomi. Sebab tersangka turut membawa kabur uang milik kantornya yang hendak disetor ke bank oleh korban.
Sebelum dibunuh, tersangka Arif juga turut menyetubuhi RN yang merupakan atasannya. Lalu tersangka memasukan jasad korban ke dalam koper hitam untuk kemudian dibuang di kawasan Cikarang Barat.
"Korban sempat disetubuhi, diambil duitnya, duit kantor yang mau disetor ke bank," ujar Rovan.
Penyidik saat ini masih memeriksa intensif Arif dan mengumpulkan bukti. Pemeriksaan dan pengumpulan barang bukti ini dilakukan untuk memastikan motif di balik peristiwa pembunuhan tersebut.
"Ada motif kebutuhan ekonomi karena pelaku mau menikah. Sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan diperkuat dengan bukti-bukti yang dikumpulkan oleh penyidik," katanya.
Sebagaimana diketahui, jasad RM ditemukan dalam koper yang dibuang di semak-semak kawasan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (25/4/2024) pagi. Jasad RN saat itu ditemukan dengan kondisi tulang tengkorak kepala remuk, bibir pecah dan pendarahan di bagian hidung.
Belakangan terungkap bahwa RM yang merupakan karyawati asal Rancasari, Kota Bandung, Jawa Barat itu tewas dibunuh Arif rekan sekantornya. Polisi juga menemukan bukti rekaman CCTV saat pelaku dan korban check in di salah satu hotel di Bandung.
Kekinian Arif telah dibawa ke Polsek Cikarang Barat. Dia ditangkap di Palembang, Sumatera Selatan oleh tim gabungan Polsek Cikarang Barat, Polres Metro Bekasi, dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Rabu (1/5/2024) kemarin.
Berita Terkait
-
Kasus Pembunuhan Wanita Dalam Koper Di Bekasi: Sempat Disetubuhi Di Hotel, Korban Ternyata Atasan Pelaku
-
Motif Pelaku Bunuh Perempuan Dalam Koper Di Bekasi: Mau Gelar Resepsi Nikah, Butuh Uang
-
Motif Pembunuh Mayat Dalam Koper: Dibunuh usai Bersetubuh, Ahmad Rampok Duit Kantor Rini Gegara Ngebet Nikahi Cewek Lain
-
Ditangkap Di Palembang, Begini Tampang Pembunuh Wanita Dalam Koper Yang Ditemukan Di Bekasi
-
Detik-detik Penangkapan Pelaku Pembunuhan Wanita dalam Koper di Bekasi, Pelaku Hanya Nunduk
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!