Suara.com - Ahmad Arif Ridwan Nuwloh alias AARN tersangka pembunuh wanita dalam koper berinisial RN (50) yang ditemukan di semak-semak kawasan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat ditangkap saat hendak menggelar resepsi pernikahan.
Pria berusia 28 tahun itu ditangkap di Palembang, Sumatera Selatan, pada Rabu (1/5/2024) kemarin. Kasus pembunuhan yang menjerat dirinya ini bikin geger.
Kapolsek Cikarang Barat Kompol Gurnald Patiran mengatakan, tersangka Arif rencananya hendak menggelar resepsi pernikahan di Palembang pada 5 Mei 2024 pekan ini.
Baca Juga: Tertangkap! Pembunuh Wanita dalam Koper di Bekasi, Ternyata Kabur ke Palembang
"Tersangka baru menikah, ijab kobul di bulan Maret dan rencana tanggal 5 Mei besok mau resepsi. Makanya dia ke Palembang mau melaksanakan resepsi," kata Gurnald kepada wartawan, Kamis (2/5/2024).
Penangkapan terhadap Arif dilakukan di rumah keluarga istrinya. Saat ditangkap bahkan istrinya menurut Gurnald berada di lokasi.
"Di rumah keluarga istrinya. Ada istrinya (saat ditangkap)," katanya.
Baca Juga: Ditangkap Di Palembang, Begini Tampang Pembunuh Wanita Dalam Koper Yang Ditemukan Di Bekasi
Sebelumnya, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Mahenu mengungkapkan motif Arif membunuh RN diduga karena ekonomi. Sebab tersangka turut membawa kabur uang milik kantornya yang hendak disetor ke bank oleh korban.
Sebelum dibunuh, tersangka Arif juga turut menyetubuhi RN yang merupakan atasannya. Lalu tersangka memasukan jasad korban ke dalam koper hitam untuk kemudian dibuang di kawasan Cikarang Barat.
"Korban sempat disetubuhi, diambil duitnya, duit kantor yang mau disetor ke bank," jelas Rovan.
Hingga kekinian, lanjut Rovan, penyidik masih memeriksa intensif Arif dan mengumpulkan bukti. Pemeriksaan dan pengumpulan barang bukti ini dilakukan untuk memastikan motif di balik peristiwa pembunuhan tersebut.
"Ada motif kebutuhan ekonomi karena pelaku mau menikah. Sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan diperkuat dengan bukti-bukti yang dikumpulkan oleh penyidik," katanya.
Diketahui, jasad RM ditemukan dalam koper yang dibuang di semak-semak kawasan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (25/4/2024) pagi. Jasad RN saat itu ditemukan dengan kondisi tulang tengkorak kepala remuk, bibir pecah dan pendarahan di bagian hidung.
Belakangan terungkap bahwa RM yang merupakan karyawati asal Rancasari, Kota Bandung, Jawa Barat itu tewas dibunuh Arif rekan sekantornya. Polisi juga menemukan bukti rekaman CCTV saat pelaku dan korban check in di salah satu hotel di Bandung.
Kekinian Arif telah dibawa ke Polsek Cikarang Barat. Dia ditangkap di Palembang, Sumatera Selatan oleh tim gabungan Polsek Cikarang Barat, Polres Metro Bekasi, dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Rabu (1/5/2024) kemarin.
Berita Terkait
-
Motif Pembunuh Mayat Dalam Koper: Dibunuh usai Bersetubuh, Ahmad Rampok Duit Kantor Rini Gegara Ngebet Nikahi Cewek Lain
-
Ditangkap Di Palembang, Begini Tampang Pembunuh Wanita Dalam Koper Yang Ditemukan Di Bekasi
-
Detik-detik Penangkapan Pelaku Pembunuhan Wanita dalam Koper di Bekasi, Pelaku Hanya Nunduk
-
Tertangkap! Pembunuh Wanita dalam Koper di Bekasi, Ternyata Kabur ke Palembang
-
Terekam CCTV Hotel di Bandung, Terduga Pelaku Pembunuh Wanita Dalam Koper
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi