Suara.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, melaporkan hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PAN terkait persiapan Pilkada 2024 ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Laporan ini disampaikan Zulhas saat bertemu Jokowi bersama 38 ketua dan sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (10/5/2024) sore tadi.
Pria yang akrab disapa Zulhas tersebut mengaku melaporkan hasil rakornas tersebut karena Jokowi merupakan bagian dari keluarga PAN.
"PAN ini menganggap Pak Jokowi itu ya keluarga kita," kata Zulhas di Istana Negara, Jakarta, Jumat (10/5/2024).
Awak media sempat bertanya apakah Zulhas akan mengajak Jokowi bergabung ke dalam partainya. Dia lantas berseloroh kalau Jokowi merupakan 'owner' PAN.
"Pak Jokowi owner," katanya dilanjutkan tertawa.
Ajak Kader Temui Jokowi di Istana
Sebagaimana dikatakan Zulhas mengajak sekitar 80 kadernya bertemu Jokowi di Istana Negara sore tadi usai menggelar Rakornas PAN terkait Pilkada 2024 di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan.
Zulhas mengklaim ketua dan sekretaris DPW PAN dari berbagai daerah itu ingin berfoto bersama Jokowi di Istana Negara.
Baca Juga: Cerita soal Prabowo Kalah Ditarik Jokowi, Zulhas Ingin Calon Kepala Daerah PAN Tiru Ini
"Belum pernah ketemu Pak Jokowi, belum pernah salaman, belum pernah lihat istana, lihat ini wajahanya orang kampung dari Aceh sampai Papua. Penganggun Pak Jokowi tapi belum pernah lihat Pak Jokowi," kata dia.
Pertemuan tersebut, lanjut Zulhas, berlangsung sekitar 30 menit. Mereka mengaku dijamu bakso hingga siomay.
"Abis itu foto-foto," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Demokrat Anggap PAN Wajar Minta Kursi Menteri Lebih ke Prabowo: Sudah Berjuang Habis-habisan
-
Balas Prabowo, Djarot PDIP Puji Bung Karno: Beliau Milik Dunia, Jasanya Besar Lawan Nekolim di Asia-Afrika!
-
Ajak Puluhan Elite PAN Bertemu Jokowi, Zulhas: Lihat Wajahnya Orang Kampung dari Aceh-Papua Belum Pernah Lihat Istana
-
Cerita soal Prabowo Kalah Ditarik Jokowi, Zulhas Ingin Calon Kepala Daerah PAN Tiru Ini
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT