Walau menjadi PNS, tidak membuat Muflih Safitra berhenti berdakwah. Ia selalu menyampaikan ceramah di waktu magrib, isa atau subuh.
Tahun 2010, Muflih meraih juara 1 lomba menghafal Al-Qur’an untuk PNS Kota Balikpapan dan mendapatkan hadiah umrah dari pemerintah. Sepulang umrah, ia mendapatkan beasiswa magister di King Saud University, Arab Saudi.
“Adalah kesempatan yang luar biasa kita bisa sekolah S2 sekaligus belajar dengan masyaikh dan ulama-ulama internasional. Kita bisa menimba lebih banyak ilmu agama,” ujarnya.
Berkat rahmat Allah, Muflih menyelesaikan pendidikan S2 dengan masa studi tercepat dan IPK tertinggi di antara mahasiswa seangkatan.
Awal 2014 setelah lulus ia pulang ke Balikpapan. Muflih Safitra yang saat itu sudah golongan III B memutuskan berhenti menjadi PNS dan fokus berdakwah.
Sebagai konsekuensi, Muflih diwajibkan membayar Rp 87 juta sebagai bentuk pengembalian gaji yang ia terima semasa kuliah di Arab Saudi, karena teranggap tidak mengabdi di pemerintah.
Muflih Safitra saat itu tak mampu mengembalikan uang sebesar itu. BEruntung ada temannya yang mau meminjamkan uang agar Muflih bisa membayar denda ke pemerintah.
Berita Terkait
-
Ustaz Maulana Bongkar Mahar Pernikahan Rizky Febian dan Mahalini, Berapa Nominalnya?
-
Nikahi Mahalini yang Mualaf, Ustaz Maulana Kasih Pesan Ini ke Rizky Febian
-
Kini Sah Jadi Suami Istri, Ustaz Maulana Spill Mahar Pernikahan Rizky Febian dan Mahalini
-
Dianggap Bijak, Oki Setiana Dewi Kakak Ria Ricis Ternyata Satu Almamater dengan Ustaz Yusuf Mansur
-
Dulu Jadi Saksi Nikah Ria Ricis, Ustaz Yusuf Mansur Pernah Wanti-Wanti Teuku Ryan: Makanya...
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan