Suara.com - Ustaz Adi Hidayat atau UAH terlibat perdebatan keras dengan Ustaz Muflih Safitra yang beraliran salafi mengenai hukum musik dalam Islam.
Ustaz Muflih Safitra membantah pernyataaan UAH dalam ceramahnya mengenai hukum diperbolehkannya musik dalam Islam.
Versi UAH, ada di dalam Alquran surat tentang musik yaitu Asy Syu'ara' (Para Penyair) yang menjadi hujah diperbolehkannya musik dalam Islam.
Sementara menurut Ustaz Muflih Safitra, hukum musik dalam Islam adalah haram. Ustaz Muflih mengatakan, Ustaz Adi Hidayat tidak bisa membedakan mana penyair dan pemusik.
"Emang berdalilnya beliau (UAH) ini banyaknya di cocoklogi, dipaksakan, tidak berlandaskan manhaj salafus shalih, tidak menyandarkan pemahamannya pada para ulama yang mu'tabar, para ulama yang benar-benar ahli tafsir," ujar Ustaz Muflih Safitra.
Ustaz Muflih lalu mempertanyakan siapa ulama ahli tafsir yang mengatakan, surat Asy Syu,ara surat musik seperti yang diucapkan UAH.
"Semoga kepintaran beliau di berikan hidayah semoga dengan bertambahnya hidayah beliau bisa berdakwah dengan benar," katanya.
Ustaz Adi Hidayat lalu menanggapi kritikan Ustaz Muflih Safitra. Dalam kajiannya, UAH membongkar siapa sebenarnya Ustaz Muflih.
Menurut UAH, Ustaz Muflih tidak punya latar pendidikan agama melainkan seorang sarjana teknik industri. UAH lalu menunjukkan skripsi Ustaz Muflih di hadapan para jamaahnya.
Baca Juga: Ustaz Maulana Bongkar Mahar Pernikahan Rizky Febian dan Mahalini, Berapa Nominalnya?
"Alumni UII, kemudian 27 Februari 2007 sidang skripsi ini jurusan teknik industri, ini masih ada tugas akhirnya di saya lalu pulang ke daerahnya jadi PNS," ujar UAH.
Profil Ustaz Muflih Safitra
Dikutip dari uloom.id, Ustaz Muflih Safitra lahir Balikpapan pada 19 Juli 1984. Kegiatan ceramah sudah ia mulai saat masih duduk di bangku tsanawiyah. Muflih sering berceramah keliling di bulan Ramadan.
Ustaz Muflih Safitra juga sering mengikuti sang ayah ceramah di berbagai tempat di Balikpapan. Ayahnya, M. Saad Ali adalah seorang PNS.
Setamat SMA, Ustaz Muflih Safitra lalu melanjutkan kuliah di salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta. Ia menyelesaikan studi dalam waktu 3 tahun 5 bulan dengan IPK 3,89 (cumlaude).
Usai meraih gelar sarjana di UII, Muflih Safitra menjadi PNS di Pemkot Balikpapan. Profesi ini ia geluti demi menyenangkan hati orang tuanya.
Berita Terkait
-
Ustaz Maulana Bongkar Mahar Pernikahan Rizky Febian dan Mahalini, Berapa Nominalnya?
-
Nikahi Mahalini yang Mualaf, Ustaz Maulana Kasih Pesan Ini ke Rizky Febian
-
Kini Sah Jadi Suami Istri, Ustaz Maulana Spill Mahar Pernikahan Rizky Febian dan Mahalini
-
Dianggap Bijak, Oki Setiana Dewi Kakak Ria Ricis Ternyata Satu Almamater dengan Ustaz Yusuf Mansur
-
Dulu Jadi Saksi Nikah Ria Ricis, Ustaz Yusuf Mansur Pernah Wanti-Wanti Teuku Ryan: Makanya...
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan