Suara.com - Kasus pembunuhan Vina Cirebon saat ini menyedot atensi publik. Keberadaan dan identitas tiga pelaku yang buron selama 8 tahun menjadi pertanyaan publik atas kinerja aparat kepolisian.
Warganet yang gregetan dengan kinerja aparat kepolisian membongkar identitas dan keberadaan tiga dpo kasus ini memunculkan banyak informasi simpang siur yang bisa jadi bola liar.
Terbaru salah satu akun Tiktok @mbakasihanmb unggah video terkait identitas salah satu DPO. Video ini kemudian viral setelah di-repost sejumlah akun sosmed termasuk akun X @opposite6892.
Baca juga:
Akun Tiktok itu dalam narasi video menyebutkan soal sosok Andi, satu dari tiga DPO kasus Vina Cirebon. Dalam video disebutkan bahwa sosok Andi memiliki akun sosmed bernama Prima Rayi Sona.
Dalam video juga terpampang soal latar belakang keluarga Prima itu. Terdapat sejumlah tangkap layar pemberitaan soal eks bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra.
Diduga sosok Andi atau pemilik akun Prima Rayi ini ialah anak dari eks Bupati Sanjaya. "Oh pantes bapaknya panic," tulis narasi pada video repost akun @opposite6892.
Baca juga:
Lantas apakah benar sosok Andi merupakan anak eks bupati Sanjaya? Patut diduga informasi yang disebarkan itu masih belum terbukti kebenarannya.
Baca Juga: 5 Fakta Terbaru Kasus Vina, Egi Dalang Pembunuhan Bukan Anak Polisi
Pasalya dari penelusuran, tidak terdapat nama Prima Rayi Sona atau Andi di daftar anak eks bupati Sanjaya.
Eks bupati Sanjaya diketahui memiliki istri bernama Hj Wahyu Tjiptaningsih.
Pasangan ini dikarunia empat orang anak, mereka adalah Satria Robi Saputra, Sela Syahvira Amalia, Resyah Prima Hanjaya dan Ramadani Syahputra.
Sampai saat ini publik masih penasaran dengan identitas asli dari ketiga dpo kasus Vina Cirebon.
Maraknya atensi publik pada kasus ini membuat Mabes Polri kemudian menurunkan tim Bareskrim untuk membantu Polda Jabar menuntaskan kasus ini.
Direktur Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan pihaknya turun membantu Polda Jawa Barat memburu tiga DPO kasus Vina Cirebon.
Berita Terkait
-
5 Fakta Terbaru Kasus Vina, Egi Dalang Pembunuhan Bukan Anak Polisi
-
Ayah Eki Pacar Vina Nangis Sesenggukan Saat Klarifikasi: Saya Tidak Diam, Selama 8 Tahun Saya Sabar
-
Siapa Oknum Polisi Diduga Ubah BAP 8 Pembunuh Vina Cirebon? Ini Kata Hotman Paris
-
Muncul ke Publik, Iptu Rudiana Ayah Eki Kekasih Vina Cirebon: Saya Tidak Diam, Terus Berupaya Tangkap Pelaku
-
Duet Dico Ganinduto-Raffi Ahmad di Jateng Tergantung Survei, Airlangga: Bagus Bakal Terus
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui