Suara.com - Mantan Menko Polhukam Mahfud MD turut menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Prof Salim Said pada Sabtu 18 Mei 2024.
"Inna lillah wa inna ilaihi raji'un. Telah wafat Prof. Salim Said, Sabtu malam, 18/5/24. Semoga husnul khatimah," cuitnya di akun X, dilihat Senin (20/5/2024).
Mantan Cawapres yang mendampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 mengenang berbagai momen kebersamaan dengan almarhum, terutama saat Presiden Gus Dur memintanya menjadi Menteri Pertahanan.
"Saya bilang kepada Gus Dur bahwa saya tidak punya latar belakang studi dan pengalaman dalam bidang pertahanan, TNI, dan Militer," ungkap Mahfud.
Gus Dur lalu membalas sambil bergurau kalau dirinya juga tidak punya latar belakang dan pengalaman jadi presiden.
"Saya juga tidak punya latar belakang dan pengalaman jadi Presiden, bisa kok. Belajar saja sebentar kepada Pak Yudhoyono (SBY)," jawab Gus Dur.
Gus Dur lalu menyebut beberapa nama yang juga Ahli masalah ABRI. Setelah dilantik sebagai Menhan, Mahfud langsung mengundang satu persatu ke rumah beberapa ahli, seperti Sayidiman Suryohadiprojo, Salim Said, dan Hasnan Habib untuk memberi kuliah singkat.
Mulai dari situ, Mahfud mengungkapkan jika dirinya bersahabat dengan almarhum Salim Said.
"Sejak itu saya menjadi bersahabat dan sering terlibat dalam berbagai forum dengan Salim Said. Saya sering diundang untuk ikut membahas atau memimpin doa dalam peluncuran buku-bukunya yang baru," jelasnya.
"Selamat jalan, Bung Salim Said," pungkasnya.
Diketahui, kabar duka datang dari salah satu tokoh pers dan perfilman nasional sekaligus cendekiawan, Prof. Salim Said.
Ia meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta pada Sabtu 18 Mei 2024 pukul 19.33 WIB. Salim meninggal pada usia 80 tahun.
Berita Terkait
-
Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
-
Terbongkar Biang Kerok Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia
-
Soal Revisi UU Pemilu, Puan: Fokus Urusan Rakyat Terlebih Dahulu Sebelum Bicara Politik 2029
-
Benjamin Netanyahu Pernah Dikabarkan Tewas saat Rapat: Kena Rudal Iran Bertubi-tubi
-
Benjamin Netanyahu Menghilang saat Israel Jadi 'Neraka Dunia', Isu Meninggal Dunia Makin Kuat
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Fakta Unik Pulau Kharg Iran, Target Utama Pengeboman Terdahsyat Militer Amerika Serikat
-
Program Pemagangan Nasional Kemnaker Perkuat Keterampilan dan Pengalaman Kerja Peserta
-
Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda