Suara.com - Seorang bule perempuan di Bali memantik perhatian karena videonya yang viral tentang cowok redlag. Ia berpendapat bahwa cowok redflag atau yang perlu diwaspadai adalah pengendara motor Scoopy.
Video ini berawal dari akun @streetsof.official yang memosting video wawancara dengan seorang bule perempuan yang diduga tengah berada dalam sebuah pesta.
Sambil membawa minuman ia ditanyai tentang bagaimana cowok kriteria cowok redflag menurutnya?
Ia pun langsung menjawab bahwa kriteria cowok redflag menurutnya adalah naik scoopy.
“He drives scoopy,” ujarnya.
Video selanjutnya memperlihatkan tingkah pengendara motor matic scoopy yang ugal-ugalan. Hal ini diduga karena perilaku para pengendara motor di Bali terutama bule yang kerap viral ugal-ugalan saat naik motor matic.
Walaupun tak hanya pengendara Scoopy, namun tampaknya bule tersebut lebih mengingat merek daripada jenis kendaraannya.
Warganet pun turut bereaksi ada yang mempertanyakan soal redflag dan ada yang lega karena motornya bukan Scoopy.
“Thank god, I drive Supra,” ujar @kharisma**
Baca Juga: Momen Alan Walker Datangi SMA di Medan, Temui Guru Musik yang Viral
“red flag = bendera merah?,” ujar @al_ahm**
“Dia belum tau seberapa hebatnya honda scoopy bila di tangan orang yang tepat,” ujar @official***
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Poin Revisi UU HAM, Wamen HAM: Pembela HAM Tidak Bisa Dikriminalisasi
-
Bongkar LHKPN AKP Deky: Kasat Narkoba yang Dipecat karena Beking Bandar Ternyata Punya Harta Rp1 M
-
Siti Zuhro Tagih Komitmen Reformasi Polri: Jajaran Harus Setia pada NKRI, Bukan pada Prabowo
-
Balas Ancaman Trump, Iran: Teluk Oman akan Jadi Pemakaman AL AS
-
Sang Adik Ditangkap Tentara Israel, Presiden Irlandia: Saya Sangat Bangga Padanya
-
KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA
-
Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota
-
Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI
-
Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan
-
Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara