Suara.com - Bakal calon Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menjadi salah satu calon yang telah mendapat restu dari DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
DPP PKS bahkan telah memberikan rekomendasi kepada Achmad Dimyati Natakusumah sebagai bakal calon Gubernur Banten. Terkait penunjukan mantan Bupati Pandeglang itu untuk berkontestasi di Pilgub Banten 2024, DPW PKS Banten menargetkan kemenangan.
Ketua DPW PKS Provinsi Banten, Gembong R. Sumedi menegaskan, PKS tetap menargetkan kemenangan pada Pilgub Banten 2024 mendatang dengan mengusung Achmad Dimyati Natakusumah.
"Iya dong (menang). Kita sudah memutuskan siap menang," kata Gembong dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id), Senin (3/6/2024).
Terkait keputusan DPP PKS yang menugaskan Dimyati sebagai balon Gubernur Banten, Gembong menyebut partainya perlu berkoalisi dengan partai lain untuk melangkapi syarat minimal pencalonan.
"Pada prinsipnya DPP menugaskan Pak Dimyati untuk diputuskan sebagai calon Gubernur (dari internal partai). Dalam SK (Surat Keputusan, red), Pak Dimyati juga diminta untuk mencari pasangan (Wakil Gubernur) sekaligus koalisi," ungkapnya.
"Karena memang PKS kan kursinya cuma 13, jadi harus cari pasangan untuk koalisi dan melengkapi kursi sehingga bisa maju dalam Pilgub nanti," imbuh Gembong .
Saat disinggung soal DPP yang memilih Dimyati ketimbang dirinya pada Pilgub mendatang, Gembong mengaku tak mempermasalahkan hal tersebut.
"Kita kan prajurit, (keputusan DPP) sudah ditentukan, dan nggak ada masalah," ujarnya.
Baca Juga: Projo dan Relawan Prabowo-Gibran Dukung Airin, Siap Menangkan di Pilgub Banten 2024
Menurut Gembong, pihaknya saat ini tengah melakukan komunikasi dengan sejumlah partai politik (parpol).
"Beberapa parpol sudah komunikasi, kita mencari untuk melengkapi 13 kursi yang dimiliki PKS. Insya Allah (sudah ada yang tertarik)," ujarnya.
Terkait dinamika pilkada di delapan kabupaten/kota, Gembong mengaku, dinamika pilkada di kabupaten/kota masih dinamis.
"Ada sebagian yang sudah dapat rekomendasi (DPP) dan ada juga yang belum. Masih dinamis lah," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Projo dan Relawan Prabowo-Gibran Dukung Airin, Siap Menangkan di Pilgub Banten 2024
-
DPP PKS Restui Dimyati Natakusumah Jadi Bakal Calon Gubernur Banten
-
Mungkinkah Koalisi Indonesia Maju Berlanjut ke Pilgub Banten? Ini Jawaban Airin
-
Soroti Kondisi BIS, Airin Janjikan Hal Ini Jika Terpilih Jadi Gubernur Banten
-
Arief R Wismansyah Bicara Kemungkinan Dipinang Rano Karno Hingga Iti Octavia Jayabaya di Pilgub Banten
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar