Suara.com - Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto absen mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi I DPR RI di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (6/6/2024). Rapat ini membahas dua surat Menteri Pertahanan.
Surat Menhan tersebut yakni pertama, Nomor: B/2045/M/X/ 2023 tanggal 30 Oktober 2023, hal: Persetujuan Penerimaan Hibah Alpalhankam dari dan/ke Luar Negeri. Kedua, Nomor B/2471/M/XII/ 2023 tanggal 19 Desember 2023, hal: Persetujuan Penerimaan Hibah Alpalhankam dari Luar Negeri.
Absennya Prabowo dikonfirmasi langsung oleh Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid. Menurutnya, Prabowo hanya diwakilkan oleh Wamenhan. Sementara selain Prabowo, Menkeu Sri Mulyani juga diwakilkan kehadirannya.
"Menhan berhalangan hadir diwakili oleh Pak Wamenhan," kata Meutya di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (6/6/2024).
Ia mengatakan, alasan Prabowo tak hadir dalam rapat dengan Komisi I DPR RI yakni lantaran ada agenda yang sudah terjadwal diwaktu yang bersamaan.
Kendati begitu, meski tanpa kehadiran Prabowo, rapat tetap berjalan. Pasalnya rapat kali ini hanya sekedar meminta persetujuan.
"Ini kan lebih kepada persetujuan hibah saja jadi ini bukan sesuatu yang memang harus dilakukan oleh menteri hadir dan memang boleh diwakilkan," ujar dia.
Meutya juga mengatakan, jika Prabowo ke depan pasti akan hadir dalam rapat di DPR RI sebelum masa sidang berakhir.
"Tapi beliau insyallah akan ada hadir sebelum masa ini selesai. Jadi mungkin kita akan informasikan kembali karena beliau akan hadir dalam satu atau dua rapat di DPR RI sebagai menteri pertahanan," katanya.
Baca Juga: Ramai Poster Kaesang Maju Pilkada Jakarta, Keponakan Prabowo Bilang Begini
Berita Terkait
-
Pro Kontra Rencana Prabowo Tampung 1.000 Warga Palestina di Indonesia
-
Akun TikTok Perempuan yang Viral Pamer Foto Mayor Teddy di Masjid Nabawi Mekah
-
Ramai Poster Kaesang Maju Pilkada Jakarta, Keponakan Prabowo Bilang Begini
-
Terungkap Kode Rahasia Mayor Teddy, Dibalas Lirikan Tajam Prabowo Subianto
-
6 Paragraf SBY Puji Pidato Prabowo Soal Palestina, Malah Kena Ulti Warganet: Itu Artinya Mengakui Kedaulatan Israel
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas
-
Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027
-
Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!
-
iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung