Suara.com - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan pujian setinggi langit kepada Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto. Pujian ini diberikan atas pidato Prabowo yang membahas Palestina di forum Shangri-La Dialogue 2024 di Singapura.
Tak main-main, SBY sampai menuliskan 6 paragraf berisi pujian kepada Menteri Pertahanan RI itu di media sosial X. Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini menyebut pidato Prabowo sangat kuat sekaligus indah.
"Pidato Menhan Prabowo Subianto, yang juga Presiden Indonesia Terpilih di forum Shangri-La Dialogue 2024 di Singapura 'strong and also beautiful (kuat dan juga indah). Pidato tersebut mendapatkan respons yang umumnya positif dari banyak kalangan. Thanks Pak Prabowo," puji SBY di akun X resminya seperti dikutip Suara.com pada Rabu (5/6/2024).
Dalam pujiannya, SBY mengapresiasi konsep "two-state solution" yang disampaikan Prabowo untuk mengatasi konflik Israel dan Palestina. SBY juga memuji pernyataan Prabowo soal gencatan senjata, hingga rencana Indonesia mengirimkan pasukan penjaga perdamaian serta tenaga kesehatan di Gaza, Palestina.
"Pernyataan beliau (Prabowo) yang banyak mendapatkan dukungan adalah intinya, perlunya segera diwujudkan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat, dalam konsep 'two-state solution'," tulis SBY.
"Juga mendesak dilakukannya gencatan senjata dan pengakhiran perang di Gaza. Juga kesiapan Indonesia untuk mengirimkan peacekeeping force dan medical unit untuk perawatan dan evakuasi penduduk Palestina yang terluka akibat ofensif Israel," lanjutnya.
Langkah itu, kata SBY, adalah bentuk sikap baik dari pemimpin Indonesia yang berpegang pada konstitusi UUD 1945.
"Ini semua (pidato Prabowo) menunjukkan keteguhan sikap dan sekaligus inisiatif dari pemimpin Indonesia untuk ikut mengatasi peperangan di Gaza. Di samping merupakan amanah konstitusi UUD 1945, juga menunjukkan aksi nyata Indonesia sebagai bagian dari solusi," tegas SBY.
Mengaku bangga dengan Prabowo, SBY turut menceritakan sikap serupa yang pernah dilakukannya saat menjadi Presiden RI. Termasuk mengirimkan pasukan penjaga perdamaian di perbatasan Israel dan Lebanon yang tengah berkonflik.
Baca Juga: Dulu Syahrini Ketemu Kim Kadarshian sampai Ngobrol bak Bestie, Kini Unfollow Demi Palestina
"Sebagai warga negara Indonesia dan sekaligus mantan presiden, saya bangga dan mendukung penuh langkah Pak Prabowo. Waktu masih memimpin Indonesia, saya juga pernah mengirimkan pasukan pemelihara perdamaian ke perbatasan Lebanon-Israel (tahun 2006 hingga sekarang)," cerita SBY.
"Inisiatif untuk mengirimkan Indonesian Peacekeeping Force itu saya sampaikan dalam pertemuan puncak OKI di Kuala Lumpur, dan waktu itu mendapatkan dukungan yang kuat dari banyak kalangan," kenangnya.
Terakhir, SBY menyatakan bahwa ia sangat mendukung sikap Prabowo yang dinilai sudah tepat menjadi Presiden RI periode 2024-2029.
"Sekarang, sebagai seorang yang tidak lagi di pemerintahan dan tentu tidak punya kekuasaan (power) untuk melakukan tindakan diplomasi, saya perlu secara eksplisit memberikan dukungan kepada pemimpin Indonesia dan juga sekali-sekali menyampaikan pesan moral dan pemikiran kepada dunia," jelasnya.
"Pak Prabowo, 'you are on the right track (kamu berada di jalan yang benar)' dan telah menjadi 'foreign policy President (pemimpin kebijakan luar negeri)'. Good luck and carry on! (Semoga beruntung dan lanjutkan!). SBY," pungkas Susilo Bambang Yudhoyono.
Warganet kritik pujian SBY ke Prabowo
Berita Terkait
-
Dulu Syahrini Ketemu Kim Kadarshian sampai Ngobrol bak Bestie, Kini Unfollow Demi Palestina
-
Jadi Model Gucci, Rizky Febian dan Mahalini Kebanjiran Kritik Hingga Di-unfollow Penggemar
-
Keppres IKN Bisa Diteken Presiden Terpilih, Begini Guratan Tanda Tangan Prabowo
-
Viral! Ekspresi Marah Pemuda yang Teriak Free Palestina, Adabnya Dipertanyakan
-
Tak Tunggu Dilantik, Tim Transisi Prabowo-Gibran Temui Luhut Gaspol Bahas 'Harta Karun' Ini
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Pengamat Soroti Komunikasi Pemerintah, Optimisme Tak Nyambung dengan Realitas Rakyat
-
Cegah TPO, Kantor Imigrasi Palopo dan Pemkab Toraja Utara Bentuk Desa Binaan
-
Anggaran MBG Dipangkas, JPPI Minta Dana Pendidikan Fokus untuk Sekolah Rusak dan Guru
-
Medan Cukup Menantang, Ditjen Imigrasi Usul Buka Kantor di Toraja Utara
-
Menlu Ungkap Kendala Pembebasan 9 WNI di Israel: RI Pakai Jalur Turki, Yordania, dan Lembaga HAM
-
Menlu Sugiono: Penangkapan 9 WNI Misi Gaza oleh Israel Adalah Pelanggaran Kemanusiaan
-
Prabowo Ungkap Pernah Dibantu Megawati saat Masih 'Luntang-Lantung'
-
Duka Mendalam saat Teroris Tembaki Masjid San Diego, Bocah Selamat Ungkap Detik-Detik Mencekam
-
Prabowo ke PDIP: Alangkah Manisnya Kalau Semua Partai di Pemerintah
-
KPK Terbitkan 2 Sprindik Baru dalam Pengembangan Kasus Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko