“Nah udah tau yang hot soal judi online, kenapa malah yang dibilang kejam gendernya sih?! Ya judi onlinenya yang kejam dong, Pak,” tulis salah satu warganet.
“Yang lebih kejam itu yang gak bisa blokir iklan-iklan judol,” sambung warganet lainnya.
“Kasian banget jadi ibu Polwan tersebut, udah kena banyak penderitaan fisik dan mental, malah ikut disalah-salahin sama banyak orang termasuk menteri,” timpah warganet lain.
Tanggapan Menko PMK
Berbeda dengan Menkominfo Budi Arie Setiadi, Menko PMK Muhadjir Effendy menanggapi kasus FN dan RDW dengan pernyataan yang lebih simpatik.
Kepada awak media di Istana Presiden, Jakarta, Senin (10/6/2024) Muhadjir mengatakan, peristiwa itu menunjukkan pada kita kalau oengaruh judi online sudah sangat parah.
"(Pengaruh judi online) sudah sangat parahlah, kita sudah tahulah itu," ujar Muhadjir
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Baca Juga: Polwan Tega Bakar Suaminya Hidup-hidup usai Lahirkan Anak Kembar, Briptu FN Alami PPD?
Tag
Berita Terkait
-
Polwan Tega Bakar Suaminya Hidup-hidup usai Lahirkan Anak Kembar, Briptu FN Alami PPD?
-
Akhir Pilu Ibu Polwan Bakar Suami Hingga Tewas, Kini Ditahan Dan Tinggalkan 3 Anak Masih Balita
-
Komentar Nirempati Netizen Soal Laporan Ria Ricis Diancam Videonya Disebar: Masih Punya Hal yang Gak Boleh Publik Tahu?
-
Ternyata Begini Pelaku Bisa Dapatkan Foto dan Video Sensitif Ria Ricis
-
9 Fakta Polwan Bakar Suami di Mojokerto: Diduga Baby Blues, Muak Uang Belanja Dipakai Judi Online
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT