Suara.com - Peristiwa pembunuhan yang dilakukan oleh Polwan Briptu Fadhilatun Nikmah (FN) dengan cara membakar suaminya, Briptu Rian Dwi Wicaksono (RDW) mencuri perhatian banyak orang. Adapun latar belakang dari aksi bakar suami itu dipicu masalah rumah tangga. FN diduga kesal, lantaran sang suami yang juga anggota polisi itu gemar bermain judi online sampai menghabiskan uangnya.
Tak terkecuali dua menteri di pemerintahan Joko Widodo, yakni Menkominfo Budi Arie Setiadi dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan atau Menko PMK Muhadjir Effendy.
Keduanya menanggapi kasus terbunuhnya RDW karena dibakar oleh istrinya, FN. Meski Menkominfo dan Menko PMK angkat bicara, ternyata keduanya memiliki tanggapan berbeda mengenai kasus tersebut.
Seperti apa perbedaannya? Berikut ulasannya
Tanggapan Menkominfo
Menkominfo Budi Arie memberikan tanggapan mengenai kasus tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi I DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (10/6/2024).
Awalnya Budi Arie mengucapkan duka cita yang sangat mendalam atas kematian RDW dalam kasus tersebut.
Namun setelah itu, Budi Arie melontarkan pernyataan yang agak sedikit nyeleneh. Ia mengatakan, dalam kasus itu perempuan bisa lebih kejam dari laki-laki.
“Ternyata perempuan itu lebih kejam dari lelaki yah,” ujarnya di hadapan anggota Komisi I DPR RI.
Baca Juga: Polwan Tega Bakar Suaminya Hidup-hidup usai Lahirkan Anak Kembar, Briptu FN Alami PPD?
Ia lantas menanggapi kasusnya, karena terkait dengan judi online yang memang masuk dalam ranah kementeriannya.
Budi Arie kemudian mengatakan, sejak menjabat sebagai Menkominfo, ia telah berhasil menutup jutaan konten judi online.
"Kita sepanjang 17 Juli sejak saya dilantik jadi menteri itu ada 2 juta lebih konten saya take down, nah pertanyaannya apakah cuma ranah permasalahan judi online cuma di tangan Kominfo nih? Menurut saya enggak," sambungnya.
Warganet meradang
Ternyata pernyataan Budi Arie yang demikian mendapatkan beragam tanggapan menohok dari warganet di media sosial.
Sejumlah warganet di X ikut angkat bicara. Mantan Ketum Projo itu dianggap tidak memiliki kepekaan gender. Penyataannya juga dinilai tidak menjawab permasalahan yang sebenarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Polwan Tega Bakar Suaminya Hidup-hidup usai Lahirkan Anak Kembar, Briptu FN Alami PPD?
-
Akhir Pilu Ibu Polwan Bakar Suami Hingga Tewas, Kini Ditahan Dan Tinggalkan 3 Anak Masih Balita
-
Komentar Nirempati Netizen Soal Laporan Ria Ricis Diancam Videonya Disebar: Masih Punya Hal yang Gak Boleh Publik Tahu?
-
Ternyata Begini Pelaku Bisa Dapatkan Foto dan Video Sensitif Ria Ricis
-
9 Fakta Polwan Bakar Suami di Mojokerto: Diduga Baby Blues, Muak Uang Belanja Dipakai Judi Online
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur
-
Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan