Suara.com - Momen mencekam para penumpang kereta rel listrik (KRL) saat terjadi tawuran di Kampung Bahari, Jakarta Utara viral di media sosial.
Situasi menegangkan tersebut dibagikan salah satunya oleh akun TikTok @notlikeseblak.
Tawuran terjadi pada Senin (10/6/2024) sekitar pukul 18.58 WIB. Bentrokan antara dua kelompok berlangsung di pinggir rel kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara (Jakut). Bahkan KRL sempat dihentikan, sebelum akhirnya berjalan mundur untuk menghindari tawuran.
Dalam video yang viral terlihat situasi mencekam di dalam gerbong wanita. Para penumpang jongkok mencari perlindungan. Terdengar suara balita menangis.
"Pas baru pulang kerja krl rute Jakarta Kota - Tanjung Priok yang gue naikin sempet berhenti dan kemudian berjalan mundur pelan diakibatkan karna adanya tawuran yang membawa dan menggunakan batu dan sajam parang disekitar Kampung Bahari, Jakarta Utara," tulis pengunggah dikutip.
"Sempat panik, karna ada beberapa balita yang menangis juga karna kaget dan takut akibat dari lemparan batu yg terjadi," tulisnya lagi.
Unggahan tersebut mendapat banyak tanggapan dari warganet. Banyak yang menyebut tawuran di kawasan tersebut lumrah terjadi.
"normal day in kampung bahari bonpis dan sekitarnya," tulis akun @certified*********.
"kampung bahari kalo ada ribut pasti ada sesuatu yang datang dan warga sana cuek bebek aja karna udah tau permainan nya," komentar akun @ryan.afr******.
"Ngapa diberentiin dah? Kalo gua mah mending lanjut ae," tulis akun @im_n***.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif