Suara.com - Jenderal Bintang Tiga Polisi, Condro Kirono diangkat menjadi komisaris independen PT Pertamina (Persero) oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.
Petunjukan mantan Kapolda Riau di kursi komisaris tersebut sesuai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan di Jakarta pada Senin (10/6/2024).
Condro Kirono tercatat sebagai Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024 lalu.
Sebenarnya, sebelum menjadi Komisaris Independen Pertamina 2024, Condro juga pernah dipercaya menjabat di sejumlah posisi strategis di pemerintahan. Antara lain Komisaris Independen PT Pos Indonesia pada 2021 dan Komisaris Pertamina pada 2019.
Berikut ini profil Condro Kirono, eks Kapolda Riau kini jabat Komisaris PT Pertamina.
Profil Condro Kirono
Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Drs Condro Kirono, MM MHum merupakan pria kelahiran Solo Jawa Tengah pada 12 Desember 1961. Jabatan terakhir jenderal polisi ini adalah Analis Kebijakan Utama Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri.
Condro Kirono merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1984 yang berpengalaman dalam bidang Lantas. Di bidang pendidikan kepolisian, ia sempat mengenyam pendidikan di PTIK, SESPIM, SESPATI dan Lemhanas Polri.
Dia pernah mendaftar di akademi keperawatan di Surabaya sebelum menjadi anggota Polri. Namun, tak berhasil lulus untuk menjadi calon tenaga kesehatan.
Condro yang ingin menjadi prajurit angkatan laut lalu mendaftar ke Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau AKABRI. Akan tetapi, hasil tes psikologi, Condro diarahkan untuk menjadi anggota kepolisian.
Baca Juga: Sederet Elite Tim Kampanye Prabowo-Gibran Jadi Komisaris BUMN
Dia pun akhirnya menempuh pendidikan di Akpol. Setelah lulus dari akademi, karier ia di kepolisian semakin bersinar dalam teknis divisi lalu lintas (lantas).
Condro dipercaya menjadi Kapolresta Tegal, Jawa Tengah (2002), Wadirlantas Polda Sumatera Utara (2003) dan Kapoltabes Yogyakarta (2004). Pada 2006, dia bertugas sebagai Kapoltabes sebelum dipromosikan menjadi Dirlantas.
Dia menduduki jabatan ini di sejumlah wilayah, seperti Polda Kalimantan Selatan (2006), Polda Jawa Timur (2007) dan Polda Metro Jaya (2008). Pada 2010, ia ditugaskan sebagai Karobinops Sops Polri.
Condro Kirono menjadi Kapolda Riau pada 2013 sebelum mengisi posisi Kakorlantas Polri (2014). Setelah dari Mabes Polri, ia kemudian menjabat Kapolda Jawa tengah (2016).
Pada Pilpres 2024, Condro dipercaya menjadi salah satu Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran.
Tag
Berita Terkait
-
Buntut Demo Warga Berujung Anarkis, Kapolda Riau Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Panipahan
-
Pensiunan Diincar Penipu Jelang Lebaran, Komisaris TASPEN Ariawan Ungkap Modusnya
-
Ini Cara Mudah Cek THR Pensiunan, PT Taspen: Waspadai Penipuan!
-
THR Pensiunan Cair, Komisaris PT TASPEN Pantau Langsung: Dibayar Full Tanpa Potongan
-
Orasi di Hadapan 1.000 Siswa, Kapolda Riau: Generasi Muda Adalah Kunci Menjaga Alam dan Masa Depan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa