Suara.com - Partai Nasional Demokrat (NasDem) mengaku bakal membahas isu penting di Kongres ketiga yang akan digelar di Jakarta pada 25-27 Agustus 2024 mendatang. Selain itu, Kongres ketiga Partai NasDem itu juga akan membahas soal pergantian posisi Ketua Umum yang kini diisi oleh Surya Paloh.
Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bakal diundang untuk memberikan materi.
Selain itu, Presiden Jokowi pun rencananya turut diundang dan akan diminta untuk membuka acara Kongres III Partai NasDem.
Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim membongkar soal isu-isu penting yang akan dibahas dalam kongres. Di antaranya terkait perekonomian, pembangunan, demokrasi dan kesejahteraan, serta pendidikan.
“Prakongres ini berlangsung sejak 21 Mei. Jadi kemarin 21 Juni sudah kick-off setiap hari ada kegiatan, ada simposium, ada diskusi panel, ada pameran buku, pameran alat pertanian, pameran pendidikan, diskusi buku, semua kami lakukan di sini atau di tempat ini,” kata Hermawi dikutip dari Antara, Minggu (30/6/2024).
Kongres III Partai NasDem bertajuk “Sinergi Membangun Bangsa” dimulai dengan sejumlah rangkaian agenda prakongres.
Selama prakongres itu, kata dia, NasDem fokus membahas berbagai topik penting seperti ekonomi global, demokrasi, kesehatan, pendidikan, kebudayaan, penanggulangan kemiskinan, lapangan kerja, dan pengangguran.
Pembahasan berbagai tema itu, kata Nawawi, nantinya dilaksanakan dengan berbagai macam metode, mulai dari symposium, seminar, workshop, pameran sampai dengan dialog antarkelompok.
Sementara, soal undangan kepada Prabowo-Gibran diungkapkan oleh Ketua Steering Committe (SC) Kongres III Partai NasDem Willy Aditya. Nantinya, kata Willy, Prabowo-Gibran diminta untuk memberikan materi terkait Indonesia dalam 2024-2029.
Baca Juga: Pertahanan Kubu 01 di Pilkada Jakarta? NasDem: Insyaallah Kami Berkoalisi dengan PKB dan PKS
Menurut dia, keduanya diundangkan dikarenakan materi yang diberikan Prabowo-Gibran nanti disinergikan dengan program NasDem, terutama masalah ekonomi dan stabilitas nasional.
“Jadi mereka presentasi di sini, yang paling penting masalah ekonomi, kami kan sangat concern dengan masalah stabilitas nasional, nanti kemudian kami undang tim itu ke sini dalam bentuk simposium yang melibatkan banyak pihak, tapi host-nya Partai NasDem," kata Willy.
Berita Terkait
-
Pertahanan Kubu 01 di Pilkada Jakarta? NasDem: Insyaallah Kami Berkoalisi dengan PKB dan PKS
-
Dicap Blunder Duetkan Paslon di Jakarta, NasDem Sebut Anies Bisa Bikin PKS-PKB Berkongsi, Asal...
-
Dukung Kaesang Maju Cawagub Jakarta, PSI Bantah Lobi NasDem usai Ngobrol 4 Mata: Gak Ada Tawar-Menawar!
-
Diam-diam Rutin Ditemui Jokowi Bahas Pilkada, Surya Paloh Ngaku Bukan Pertemuan Spesial
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Jakarta Hampir 3 Pekan Tak Hujan, Modifikasi Cuaca Terkendala Minim Awan
-
Tecno Pova 8 Pro 5G Resmi Meluncur: Bawa Layar 144Hz, Dimensity 7400 Ultimate, dan Baterai 6.500 mAh
-
Awas! Pengelola SPPG Bisa Dijerat Pasal Berlapis Jika Menu MBG Bikin Keracunan
-
Duka NTT, Gempa M7,7 Tewaskan 47 Orang dan Paksa 5.000 Warga Mengungsi
-
Pasar Saham Pekan Ini Variatif, Kapitalisasi BEI Naik tapi Transaksi dan Volume Melemah
-
Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi
-
Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya
-
Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren
-
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar