Suara.com - Insiden pencurian kendaraan bermotor (curanmor) nyaris berhasil dilakukan sejumlah pria di wilayah Telaga Asih, Cikarang Barat, Bekasi. Aksi tiga pria tersebut diketahui warga setempat hingga viral di media sosial (medsos).
Namun warga yang mencoba menangkap maling tersebut terpaksa berlari masuk rumah karena diduga ditodong benda diduga senjata api (senpi).
Melansir Instagram @publikcikarang, Sabtu (2/7/2024) awalnya tiga orang pria tersebut mengendarai motor bertiga untuk mengecek keadaan sebuah kompleks di Depsos, Telaga Asih.
Setelah menemukan target motor untuk dibawa kabur, mereka berbalik arah dan sempat ada anak kecil yang melintas menggunakan sepeda. Namun anak kecil tersebut tak menggubris.
Ketiga pria tersebut pun berhenti di salah satu rumah dan melancarkan aksinya. Dua pria menunggu di atas motor, satu pria lainnya sedang membobol kunci motor.
"Makin nekat aja si maling-maling sekarang," tulis caption video.
Dari video, pelaku berhasil merusak kunci motor dan bisa segera membawa kabur target yang sudah berhasil diambil. Namun salah satu warga tampak curiga dengan kedatangan pria tersebut dan mendapati ketiganya tengah beraksi.
Awalnya warga tersebut berniat mengejar ke arah maling tersebut. Namun ia mengurungkan niat ketika salah satu pelaku diduga menodongkan senpi.
Warga yang enggan kehilangan nyawanya di tengah kondisi tersebut sempat kabur ke dalam rumah untuk sesaat sambil mengecek keaadaan di luar.
Baca Juga: Putus dari Rizky Nazar, Syifa Hadju Ramai Dijodohkan dengan Anak Sultan Cikarang
Sayang pelaku yang aksinya sudah diketahui, langsung tancap gas dan kabur dari kompleks perumahan warga.
Viralnya maling yang menodongkan senpi tersebut pun mendapat kecaman dari netizen. Pasalnya pelaku saat ini sudah cukup nekat untuk menggertak korban dengan senjata api.
"Tolong usut dong pak yang begini meresahkan banget," kata netizen.
"Buset siang bolong," kecam lainnya.
"Muka udah jelas tuh ndan, tangkap," kata netizen satunya.
Diketahui dugaan pencurian motor tersebut sudah dilaporkan pihak berwajib. Meski belum diketahui apakah sudah ada orang yang diduga menjadi tersangka, kasus curanmor ini sudah sangat meresahkan.
Di sisi lain, pelaku pencurian motor ini kerap berkaitan dengan sindikat yang selalu muncul meski sudah dilibas oleh pihak berwenang.
Maka dari itu, keamanan serta upaya masyarakat mengamankan barang miliknya baik motor dan mobil harus lebih ketat. Termasuk memasang kunci ganda untuk setiap kendaraan yang biasa diparkir di luar rumah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?