Suara.com - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) masih terus berjalan hingga saat ini. KemenPAN-RB, juga telah menyiapkan sejumlah skema pemindahan ASN Kementerian dan Lembaga untuk ke IKN di tahun 2024.
Lantas kapan pemindahan ASN ini dilakukan?. MenPAN-RB, Abdullah Azwar Anas sendiri mengungkapkan ada lima tahapan yang akan dilaksanakan untuk pemindahan ASN.
Pada tahap pertama sebanyak 11.274 ASN akan dipindahkan ke IKN pada tahun 2024. Lalu menyusul tahap kedua di tahun 2024-2029, tahap ketiga 2030-2034, keempat 2035-2039 dan tahap kelima yakni tahun 2040-2045.
Pada tahap pertama ASN akan dilaksanakan pada September 2024. Memang sebelumnya Azwar Anas menyebutkan bahwa pemindahan dilaksanakan pada Juli-Agustus.
Namun ada masukan dari Mensesneg, Pratikno yang memberi saran untuk memindahkan ASN pada September 2024. Hal itu berkaitan dengan tanggal 17 Agustus 2024 yang akan dihelat upacara Hari Kemerdekaan Nasional.
Mundurnya pemindahan para ASN di bulan September bahkan dianggap sesuai oleh Azwar Anas. Hal itu berkaitan juga dengan perkembangan pembangunan fisik hunian para ASN yang akan dipindahkan.
Skema pemindahan ASN sendiri untuk tahap pertama nantinya dipindahkan juga secara beratahap sebanyak 6.000 ASN. Pemindahan ini menyesuaikan dengan jumlah kamar di apartemen IKN yang siap yakni 6.000 unit.
Sisanya masih terus dilakukan pembangunan. Sehingga Kemen PUPR juga sudah menyiapkan rumah susuh untuk menampung ASN yang terus didatangkan oleh pemerintah ke IKN.
Menteri PUPR, Basuki Hadimujono mengatakan bahwa ada 9 tower rusun ASN yang sudah selesai dibangun. Pada lebaran 2024 kemarin sejumlah rusun sudah jadi dan bisa ditempatkan.
Baca Juga: Daftar Lengkap 38 Kementerian dan Lembaga yang Pindah ke IKN Tahun 2024
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
DPRD Minta Pemprov DKI Kendalikan Lonjakan Pendatang Usai Lebaran
-
Fluktuasi Kurs Rupiah, Harga Pangan Lokal Makin Tercekik Biaya Produksi
-
Respons Isu di Media Sosial, Pemprov DKI Jakarta Pastikan Penggunaan Kendaraan Dinas Sesuai Aturan
-
Arus Balik Lampaui Keberangkatan, KAI: Jakarta Diserbu 50 Ribu Penumpang Kereta per Hari
-
Arus Balik Masih Padat, Rekayasa Lalu Lintas di Tol Trans Jawa Berlanjut Jumat 28 Maret
-
HUT ke-12, TransJakarta Banting Harga Jadi Rp12, Ini Syaratnya!
-
Pemerintah Percepat Pembangunan Huntap Bagi Masyarakat Terdampak Bencana
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim Kunjungi Jakarta, Polda Metro Siapkan Pengamanan Rute VVIP
-
Mengukur Mikroplastik Tak Semudah Dikira, Studi Soroti Tantangan dan Jalan Keluarnya
-
Korlantas Polri Berlakukan One Way Lokal KM 132KM 70, Ini Skema Bertahapnya