Suara.com - Seorang pria berinisial NN ditemukan tewas usai tersambar kereta Commuter Line di jalan layang Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (11/7/2024) pagi. Pria itu langsung tergeletak di perlintasan rel kereta.
Menerima laporan dari petugas keamanan Stasiun Jatinegara, Petugas Polsek Jatinegara langsung datang ke lokasi untuk melakukan identifikasi jasad tersebut.
Korban mengalami luka pada bagian kepala, tangan dan kaki.
Salah satu petugas keamanan Stasiun Jatinegara, M Nur Ali, menuturkan korban diduga tersambar kereta Commuter Line dari arah Jakarta menuju Bekasi.
"Korban tersambar kereta saat menyeberang perlintasan rel kereta. Korban melewati lubang tembok perlintasan kereta untuk mempersingkat jarak," ujarnya.
Nur mengatakan korban diduga menghindari jalan yang jauh apabila harus melewati Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).
Setelah melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas sempat kesulitan mengevakuasi mayat karena petugas melalui lubang tembok pembatas yang cukup sempit.
Namun, perlahan-lahan akhirnya jasad korban yang dibawa dengan kantong mayat itu bisa dievakuasi untuk dimasukkan ke dalam mobil ambulans. (Antara)
Jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat untuk diautopsi.
Baca Juga: Melihat Korea Selatan dari Kacamata Berbeda Lewat Buku 'Apa yang Diharapkan Rel Kereta Api'
Berita Terkait
-
Celah Kreatif Mendongkrak Kampanye Pemasaran di Kereta Rel Listrik
-
Tak Peduli Banyak Nyawa Melayang, Pemuda Ini Cuma Butuh 2 Menit Curi Baut Rel PT KAI
-
Melihat Korea Selatan dari Kacamata Berbeda Lewat Buku 'Apa yang Diharapkan Rel Kereta Api'
-
Sopir Bus dan Kernet Terlibat Kecelakaan dengan Kereta Kabur, Polisi: Silakan Menyerahkan Diri!
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek
-
Banjir Jakarta Mulai Surut, BPBD Sebut Sisa Genangan di 3 RT
-
Petinggi PBNU Bantah Terima Aliran Dana Korupsi Haji Usai Diperiksa KPK