Suara.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Kemananan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto mengatakan Satgas Judi Online yang dipimpinnya telah melakukan tiga hal dalam upaya memutus jaringan judi online.
Hadi mengatakan, pemerintah telah melakukan pemutusan kanal-kanal yang terkait dengan judi online yang dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informirmatika (Kominfo).
"Satgas judol yang jelas kita sudah melaksanakan tiga (hal). Pertama, memutus kanal-kanal yang terkait dengan judol, dilaksanakan oleh Kominfo," katanya, saat di Jakarta Pusat, Kamis (11/7/2024).
Kemudian, lanjut Hadi, satgas juga telah menyerahkan rekening-rekening yang dicurigai melakukan transaksi kepada penyidik kepolisian.
"Mungkin dalam minggu ini, minggu depan saya minta sudah berapa yang diambil dananya oleh penyidik Polri. Ya, tapi sudah kita laksanakan ini," ucap Hadi.
Kemudian, Hadi juga mengaku telah menyerahkan daftar nama orang yang terlibat dalam transaksi judi online ke kepala lembaga atau kementerian untuk melakukan tindak disiplin.
"Kita menginformasikan kepada kementerian/lembaga siapa-siapa yang terkait ikut judi online, dan itu saya biasanya langsung ngomong ke kepala lembaga atau kementerian untuk segera ditindaklanjuti didisiplinkan," ungkap Hadi.
Hadi juga mengatakan, telah mengusut 4.000 hingga 5.000 rekening yang diduga terlibat dalam perjudian online
"Muaranya adalah nanti penyidik yang tahu, apakah itu bagian dari bandar atau pemain," katanya.
Baca Juga: Iphone Selebgram Asal Bandung Disita Polisi Karena Promosikan Judi Online
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT