Suara.com - Suborno Bari, seorang siswa berusia 12 tahun, telah lulus SMA setelah menyelesaikan kelas 10 dan 12, melewatkan kelas 5, 6, 7, 9, dan 11 dalam prosesnya.
Dia adalah lulusan termuda dari Malverne High School di Malverne, New York. Meski memiliki kecerdasan yang luar biasa, ia menyebutkan bahwa teman-temannya selalu menerimanya.
Keluarga Suborno mengatur pendidikannya untuk memastikan dia bersosialisasi dengan anak-anak seusianya selama jam sekolah agar bisa berkembang secara normal. Dia akan menghadiri kelas inti di tingkat kelas 8 di sekolah menengah setempat di pagi hari dan kemudian beralih ke kelas kelas 5 untuk kegiatan pilihan dan setelah sekolah.
Rebecca Gottesman, direktur konseling sekolah K-12 di Malverne Union Free School District, menggambarkan Suborno sebagai siswa paling mengesankan yang pernah ia temui selama 25 tahun karirnya.
Meskipun Suborno unggul secara akademis, ia diperlakukan seperti siswa lainnya oleh teman-temannya, yang sadar akan kemampuannya.
Dengan nilai luar biasa dalam ujian seperti SAT dan ACT, dan mengambil beberapa kelas AP, Suborno siap untuk kuliah. Dia akan kuliah di Universitas New York dengan beasiswa untuk mengejar jurusan ganda di bidang fisika dan matematika, yang bertujuan untuk menginspirasi kecintaan yang tulus terhadap matematika dan sains pada orang lain daripada menekuni bidang ini demi keuntungan atau tekanan eksternal.
“Banyak orang melakukan hal ini hanya karena orang tua mereka mengatakan demikian atau karena para insinyur hanya mendapatkan keuntungan terbesar, bukan karena mereka benar-benar menyukai apa yang mereka lakukan. Jadi saya berharap bisa memperbaikinya dan membantu orang lain memahami matematika dan sains serta menyukainya dengan segala keindahannya,” kata Suborno.
Berita Terkait
-
Ini Dia Sekolah Syafa Azzahra Anak Ussy Sulistiawaty yang Berhasil Masuk UI: Bayarannya Tembus Tiga Digit!
-
Hyeri Raih Trofi Rising Star Asia Award di New York Asian Film Festival
-
Veronica Tan Kuliah Dimana? Mantan Istri Ahok Punya Ketertarikan yang Sama Seperti Ridwan Kamil
-
Wajibkah Beli Jas Almamater, Debat Sengit Mahasiswa dan Dosen UNM Jadi Sorotan
-
Halda Rianta Kuliah Dimana? Heboh 'Ratu Depok' Punya Hubungan Spesial dengan Jirayut
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari