Suara.com - Enam warga negara asing, termasuk dua warga Amerika, ditemukan tewas di sebuah hotel mewah di Thailand. Para korban ditemukan di kamar mereka di sebuah resor bintang lima di Phuket.
Pihak berwenang Thailand sedang menyelidiki penyebab kematian mereka, namun hingga saat ini belum ada informasi yang jelas mengenai penyebab atau keadaan yang mengarah ke kematian mereka.
Jasad korban ditemukan oleh staf hotel yang kemudian menghubungi polisi. Identitas keenam orang tersebut belum dirilis secara resmi, namun pihak berwenang telah mengkonfirmasi bahwa dua di antaranya adalah warga negara Amerika.
Polisi Thailand telah menutup area hotel untuk investigasi lebih lanjut dan bekerja sama dengan kedutaan negara-negara terkait untuk membantu dalam penyelidikan dan pemberitahuan kepada keluarga korban.
Pihak hotel mengeluarkan pernyataan yang menyatakan belasungkawa dan komitmen mereka untuk bekerja sama sepenuhnya dengan penyelidikan yang sedang berlangsung. Hotel juga menyediakan dukungan bagi tamu lainnya yang mungkin terpengaruh oleh kejadian tragis ini.
Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di antara wisatawan dan penduduk setempat, terutama mengingat reputasi Phuket sebagai salah satu tujuan wisata utama di Thailand yang biasanya aman dan ramah wisatawan.
Berita Terkait
-
Masato Sugiharto Bukan Satu-Satunya, 2 Pemain Indonesia Lebih Dulu Direbut Timnas Qatar
-
Masato Sugiharto Akui Punya Darah Indonesia, Tulis Ini di Bio Instagram
-
3 Drama Thailand Dibintangi Amanda Obdam Tayang 2024, Ada Surviving Beauty
-
Termasuk Twist of Fate, Ini 3 Drama Romantis Thailand yang Dibintangi Thisa Varitthisa
-
Jejak Indonesia Masato Sugiharto: Striker Jebolan Klub Jay Idzes Kini Main di Liga Thailand
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius
-
Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK
-
Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!
-
Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK
-
Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan
-
Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran
-
Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem
-
Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan
-
Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang
-
Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek