Suara.com - Viral di media sosial yang saat ini tengah heboh di dunia munculnya tren 'air kecebong' disebut-sebut bisa menyebabkan berat badan turun.
Nama tren air kecebong ini tengah tenar di dunia maya yang dipopulerkan oleh kalangan generasi Z. Informasi itu didapat dari pemberitaan New York Post.
Tren ini pada dasarnya melibatkan sebotol air hangat, beberapa sendok makan biji chia, dan perasan lemon segar. Namun nama 'air kecebong' berasal dari kemiripannya dengan bayi katak yang berenang di kolam.
Remaja dan usia dua puluhan online memuji manfaat ramuan buatan sendiri ini. Menurut mereka, tren ini membantu mereka menghilangkan lemak berlebih, meredakan kembung, dan memberikan kesehatan usus yang baik.
Bahkan seorang pengguna TikTok berusia 18 tahun berbagi bahwa ramuan ini membantunya menurunkan pon sehari dalam rentang waktu tiga hari.
“Saya dapat memastikan bahwa ini berhasil dalam menurunkan berat badan,” kata Mariah Padilla.
"Ms Padilla menggambarkan tekstur dan rasa minuman itu sebagai sesuatu yang funky, namun ia menerima bahwa jika membantu maka akan membantu. 'Itu membuatku muntah...tapi itu sepadan,'" katanya dalam klip itu.
Pembuat konten lainnya, Ambria Streicher mengaku berhasil menurunkan berat badannya beberapa kilogram dengan menggunakan ramuan buatannya tersebut. Namun, dia berkata, "(Sejujurnya) hal ini TIDAK bagus."
“Meminum air kecebong saya, berharap bisa diculik pada hari Kamis,” kata influencer gaya hidup, Rosita, dalam postingan terpisah.
Baca Juga: Kondisi Terkini Eks PM Bangladesh Sheikh Hasina Setelah Kabur ke India
Penggemar masakan lainnya mengingatkan para "kecebong" tentang aturan utama dalam merakit minuman: rendam bijinya.
Tips kesehatan hari ini, jika Anda tidak memasukkan air ke dalam biji chia sebelum dikonsumsi, biji chia Anda akan mengembang di perut Anda, menyebabkan penyumbatan - artinya Anda akan mengalami sembelit. Dan itu hanya akan mengganggu pencernaan Anda. sistem,” katanya.
Biji chia semakin populer dalam beberapa tahun terakhir sebagai makanan super oleh banyak ahli gizi dan pakar kesehatan. Menurut outlet tersebut, biji chia dalam air diyakini memiliki sifat yang dapat menghancurkan berat badan.
“Biji chia mengandung nutrisi yang dapat mendukung banyak manfaat kesehatan,” jelas laporan terbaru dari Harvard Health.
Para ahli mengatakan bahwa bijinya mengandung serat, protein, asam lemak omega-3, antioksidan, vitamin dan mineral. Mereka mendukung kesehatan pencernaan dan pengelolaan berat badan dan juga membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard