Suara.com - Gempa 7,1 Magnitudo yang mengguncang lepas pantai tenggara Pulau Kyushu di Jepang saat ini tengah menjadi sorotan seluruh dunia.
Pasalnya, usai gempa terjadi di Pulau Kyushu, pemerintah setempat beserta Badan Meteorologi Jepang mengumumkan adanya potensi tsunami di wilayah tersebut.
Mengenal Pulau Kyushu Jepang
Kyushu dalam bahasa Indonesia adalah sembilan Provinsi, pulau itu disebut terbesar ketiga dari empat pulau utama Jepang dan pulau paling selatan dari empat pulau terbesar.
Di masa lalu, pulau ini dikenal sebagai Kykoku sembilan negara Chinzei Bagian Barat Area Pasifik dan Tsukushi-no-shima adalah Pulau Tsukushi.
Nama daerah yang bersejarah Saikaid mengacu pada Kyushu dan pulau-pulau sekitarnya. Kyushu memiliki luas daratan sebesar 36.782 kilometer persegi (14.202 sq mi) dan populasi sebesar 14,311,224 di tahun 2018.
Pada abad ke-8 reformasi Kode Taih, Dazaifu ditetapkan sebagai istilah administratif khusus untuk wilayah tersebut.
Diberitakan sebelumnya, Gempa bermagnitudo 7,1 mengguncang lepas pantai tenggara Pulau Kyushu di Jepang pada Kamis, yang mendorong otoritas untuk mengeluarkan peringatan tsunami, menurut Badan Meteorologi Jepang.
Gempa terjadi pada pukul 4:43 sore waktu setempat (07:43 GMT) di daerah Hyuga Nada dengan kedalaman 30 kilometer (18,6 mil).
Baca Juga: Gempa 7,1 SR Guncang Jepang, Berpotensi Tsunami?
Gempa susulan hingga 5,0 magnitudo dapat dirasakan di Prefektur Miyazaki dan Kagoshima.
Otoritas Jepang mengeluarkan peringatan tsunami untuk daerah pesisir Pulau Kyushu dan pesisir barat serta selatan Pulau Shikoku.
Tsunami dengan ketinggian gelombang hingga 1 meter telah mencapai Prefektur Miyazaki.
Media Jepang melaporkan bahwa sebuah kereta cepat dihentikan setelah gempa.
Dilaporkan juga bahwa markas darurat dibentuk di kantor Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida setelah gempa tersebut.
Media Jepang juga melaporkan bahwa tidak ada gangguan dalam operasi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Sendai setelah gempa kuat di lepas pantai Pulau Kyushu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek