"Dia berkata, 'Ya, saya akan bertemu dengan Anda,'" kata pendiri kelompok Layla Elabed dalam sebuah video yang diunggah ke X pada hari Kamis.
“Dan saya paham ketika dia setuju untuk bertemu dengan saya, dia tidak menyetujui embargo senjata, dia setuju untuk membahas embargo senjata dan membahas kebijakan yang akan menyelamatkan nyawa di Gaza dan mudah-mudahan membawa kita ke titik di mana kita dapat mendukung Wapres Harris.”
Rekan pendiri Uncommitted Movement, Abbas Alawieh, mendukung pernyataan Elabed tentang persetujuan Harris untuk bertemu — dan juga mengklaim bahwa para pemimpin Partai Demokrat menunjukkan simpati terhadap keinginan mereka untuk embargo senjata.
Namun, Penasihat Keamanan Nasional Harris, Phil Gordon, mengatakan Harris tidak mendukung embargo senjata terhadap Israel.
Ia menambahkan bahwa “dia akan terus bekerja untuk melindungi warga sipil di Gaza dan menegakkan hukum humaniter internasional.”
Berita Terkait
-
Kengerian Serangan Mematikan Israel di Jalur Gaza, Ternyata Dampaknya Sama Seperti Bom Atom Hiroshima
-
Tahanan Palestina Dirudapaksa Tentara Israel, Amerika Serikat Beri Peringatan Tegas
-
Ketegasan Wapres Amerika Serikat Soal Gencatan Senjata di Jalur Gaza, Kamala Harris: Sekarang Saatnya
-
Israel Kembali Lakukan Pembantaian di Sekolah Gaza, RI: Kekejaman Harus Segera Dihentikan
-
Serangan Israel ke Sekolah di Gaza Tewaskan 100 Orang, Militer Berdalih Ingin Serang Pusat Komando Hamas
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang
-
KPK Ungkap Istilah Uang Hangus dalam Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR