Suara.com - Kali ini Amerika Serikat memberikan kecaman tegas kepada Israel terkait adanya pelecehan seksual yang dilakukan Tentara Israel, kepada para tahanan wanita Palestina.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Matthew Miller kepada wartawan mengatakan, pihaknya meminta tidak boleh ada toleransi lagi terhadap pelaku rudapaksa terhadap tahanan mana pun.
Hal itu diungkapkan usai Amerika Serikat mendengar adanya tentara Israel melakukan pemerkosaan atau perkosa seorang tahanan Palestina di kamp penahanan Sde Teiman.
"Seharusnya tidak ada toleransi untuk pelecehan seksual, pemerkosaan terhadap tahanan mana pun. Titik. Itu adalah keyakinan mendasar AS, dan jika ada tahanan yang telah dilecehkan, jika mereka adalah tahanan yang telah diserang secara seksual atau diperkosa maka pemerintah Israel perlu menyelidiki sepenuhnya tindakan tersebut dan meminta pertanggungjawaban siapa pun yang bertanggung jawab atas tindakan tersebut seberat-beratnya sesuai hukum," katanya, dilansir Kamis (11/8/2024).
Miller mengatakan video dan laporan pelecehan seksual di pusat penahanan Israel yang terkenal itu mengerikan.
Dia menegaskan bahwa hak asasi manusia para tahanan perlu dihormati oleh Israel.
"Sudah sepantasnya IDF dalam kasus ini mengumumkan penyelidikan, menangkap sejumlah orang yang diduga terlibat, dan saya tidak akan bicara soal hasil penyelidikan itu, tetapi harus segera dilanjutkan," imbuh dia.
Ketika ditanya tentang reaksi politisi sayap kanan Israel yang memprotes penangkapan tentara yang diduga memperkosa tahanan Palestina, dengan beberapa anggota parlemen berusaha membenarkan pemerkosaan tersebut.
"Tidak ada pembenaran untuk pemerkosaan terhadap siapa pun, seperti yang saya katakan, tidak boleh ada toleransi sama sekali untuk penyerangan seksual terhadap tahanan,” kata Miller.
"Prinsip kami, prinsip yang kami yakini harus diterapkan di Israel, adalah prinsip yang harus diterapkan di mana pun di dunia, yaitu aturan hukum harus ditegakkan. Jadi, kami telah melihat pernyataan dari kepala staf IDF bahwa investigasi ini penting, investigasi akan terus berlanjut, dan itu sepenuhnya tepat," pungkas dia. [Anadolu/Antara].
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9