Suara.com - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas merespons ramainya sorotan tentang Paskibraka Putri 2024 yang tidak mengenakan hijab saat dikukuhkan Presiden Jokowi.
Yaqut menilai penggunaan hijab bagi perempuan merupakan hak dan bukan kewajiban.
"Jadi gini, hijab itu hak," ujar Yaqut kepada wartawan usai menghadiri Sidang Tahunan MPR/DPR di Gedung Nusantara, Jakarta Pusat, Jumat (16/5/2024).
Yaqut menyebut, memakai jilbab bagi perempuan muslim merupakan hak yang harus dihormati.
"Orang pakai jilbab nih mbak, ini hak. Namanya hak ya kita harus hormati itu saja ya," ucap Yaqut.
Untuk diketahui, belakangan publik dihebohkan dengan momen pengukuhan Paskibraka 2024 di Ibu Kota Nusantara atau IKN pada 13 Agustus 2024.
Pada momen itu, seluruh paskibraka putri tidak menggunakan hijab. Padahal, sesaat sebelum pengukuhan yakni tepatnya pada latihan dan gladi resik ada 18 paskibraka putri yang menggunakan hijab.
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila atau BPIP pada 14 Agustus 2024 lalu menyampaikan para paskibraka putri secara sukarela melepas hijab demi keseragaman dan mematuhi aturan.
Namun begitu, BPIP telah meminta maaf lantaran aturan baru tentang seragam paskibraka tersebut mendapat banyak kecaman. Pihak Istana juga sudah mengonfirmasi para paskibraka putri diperbolehkan menggunakan hijab sewaktu Upacara HUT RI ke-79 di IKN.
Baca Juga: Keras! MUI Sebut Kebijakan Paskibrakan Wanita Lepas Jilbab Tak Beradab
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi
-
ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan
-
Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut
-
Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam
-
Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim
-
Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi
-
Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup
-
Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar
-
Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil
-
Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total