Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyampaikan lima amanat saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia (RI) di Halaman Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (17/8/2024).
Dalam apel yang diikuti sekira 5 ribu kader partai banteng moncong putih itu, Megawati memaparkan satu per satu lima amanat tersebut.
Pertama, Megawati meminta agar seluruh konsepsi, pemikiran, cita-cita, semangat, dan perjuangan kemerdekaan Indonesia, dapat dipahami seluruh rakyat Indonesia.
"Kesemuanya mengandung cita-cita yang mulia bagi terwujudnya Indonesia Raya," ujar Presiden kelima RI itu.
Kedua, Megawati meminta gelorakan Pancasila dengan seluruh falsafah kelahirannya pada tanggal 1 Juni 1945 menjadikan Pancasila sebagai pegangan hidup dan jiwa bangsa.
Ketua Dewan Pengarah BRIN ini kemudian mengulas Lagu Indonesia Raya yang di dalamnya terkandung nilai-nilai luhur dalam mewujudkan Indonesia yang merdeka.
"Kalau kita tadi kita menyanyikan Indonesia Raya, saya yang paling senang itu, kan mengatakan 'Bangunlah Jiwanya’ Baru ‘Bangunlah Badannya'. Coba pikir, memang mau bangunlah badannya, ya sudah tidak bisa lah kalau tidak ada jiwanya, coba pikirkan ibu dan bapak," kata Megawati.
"Jadi luar biasa, oleh sebab itu saya memberikan instruksi, kalau sedang upacara bendera, maka Indonesia Raya boleh hanya satu stanza. Tapi kalau kita tidak menaikkan bendera, kita menyanyikan keseluruhan dari Indonesia Raya yaitu 3 stanza," sambungnya.
Ketiga, kata Megawati, jalankan UUD Negara Republik Indonesia 1945 dengan selurus-lurusnya. Semangat persatuan dan kesatuan bangsa harus digenggam, kekuatan gotong royong rakyat juga perlu diperkuat agar bangsa Indonesia dapat keluar dari berbagai persoalan bangsa saat ini.
Baca Juga: Pidato Megawati di HUT Ke-79 RI: Rakyat Jangan Dipaksa Cari Pemimpin yang Belum Mumpuni
"Keempat, terus bangun optimisme bahwa keadilan dan kemakmuran akan terus hadir selama kita berjuang keras bagi kepentingan rakyat, bangsa dan negara," ungkap Megawati.
Terakhir, Megawati mengajak seluruh lapisan bangsa untuk mempersiapkan masa depan bangsa dengan mendidik para generasi muda memiliki karakter berkebudayaan.
"Kelima, kita siapkan masa depan Indonesia dengan menggembleng para pemuda pemudi Indonesia agar menjadi pandu-pandu bangsa yang mumpuni dan berkarakter budaya Indonesia," pungkas Megawati.
Berita Terkait
-
Pidato Megawati di HUT Ke-79 RI: Rakyat Jangan Dipaksa Cari Pemimpin yang Belum Mumpuni
-
Detik-detik Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan di Istana Merdeka, Tetap Khidmat Meski Terbagi di 2 Wilayah
-
Megawati Singgung Penyalahgunaan Kekuasaan untuk Intimidasi Rakyat Saat Upacara HUT ke-79 RI, Sindir Jokowi?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Redefinisi Peran Pemuda Betawi di Tengah Transformasi Jakarta Menjadi Kota Global
-
Ketua Banggar DPR Kritisi Impor 105.000 Mobil Niaga dari India: Ancaman bagi Industri Dalam Negeri
-
PSI Gelar Mudik Gratis 2026: Siapkan 100 Bus untuk 5.000 Penumpang, Ini Cara Daftarnya!
-
Soal PT 7 Persen, Titi Anggraini: Ambang Batas Fraksi Lebih Adil Bagi Suara Rakyat
-
Menag Tegaskan Zakat Tak Boleh untuk MBG, Penyaluran Wajib Sesuai 8 Asnaf
-
KPK Kembali Panggil Eks Menhub Budi Karya Sumadi Jadi Saksi Dugaan Suap Proyek DJKA
-
Maidi Diduga Terima Upeti 10 Persen Proyek PUPR Kota Madiun, KPK Cecar 6 Anak Buah
-
KPK Periksa Enam Pejabat Dinas PUPR Kota Madiun Terkait Korupsi Wali Kota Maidi
-
Kasus Pelecehan Guru SLB di Jogja Naik Penyidikan, Polisi Segera Panggil Terlapor
-
KPK Telusuri Pola Fee Proyek PUPR Madiun, Maidi Diduga Terima Imbalan hingga 10 Persen