Suara.com - Upaya Bahlil Lahadalia untuk menggantikan posisi Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar tampaknya berjalan mulus. Bahlil Lahadalia berpeluang terpilih menjadi pimpinan partai beringin secara aklamasi s
Soal peluang Bahlil menduduki ketum partai diungkapkan Plt Ketua Umum DPP Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita (AGK). Dia menyebut jika Bahlil menjadi calon tunggal yang memenuhi syarat untuk mengisi pucuk pimpinan partai.
"Kami akan memutuskan Pak Bahlil sebagai ketua umum ke depan," ujar Agus Gumiwang usai gelar Rapimnas di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (20/8/2024).
Sebagai caketum tunggal, Bahlil bakal diminta untuk ikut menghadiri Munas Golkar pada petang nanti.
"Insyaallah Pak Bahlil akan hadir pembukaan Munas nanti. Dan pembukaan Munas akan kita laksanakan Insyaalah jam 4 (sore)," katanya.
Selain itu, Bahlil juga akan diminta untuk menyampaikan visi-misinya sebegai caketum Golkar pada Rabu (21/8/2024) besok.
"Jadi visi misi itu besok jam 10.00, agendanya jam 10.00 sampai jam 12.00 itu penyampaian visi misi sekaligus kita partai Golkar sudah mempunyai, menetapkan sebagai ketua umum baru," ujar Ketua Steering Committe Rapimnas dan Munas Partai Golkar, Adies Kadir.
Ridwan Hisjam Tak Lolos
Ridwan Hisjam sebelumnya dinyatakan gagal maju untuk menjadi lawan tanding Bahlil merebut kursi orang nomor satu di Golkar. Hal itu lantaran Ridwan Hisjam dinyatakan tidak lolos verifikasi berkas pendaftaran.
Baca Juga: Agus Gumiwang Ngaku Siap Lantik Bahlil Lahadalia jadi Ketum Golkar, Asalkan...
Lantaran pesaingnya dinyatakan tak lolos, Bahlil menjadi calon tunggal untuk menjadi Ketum Golkar.
"Berkas pendaftaran bakal calon atas nama Ridwan Hisjam dinyatakan tidak memenuhi persyaratan sebagai calon ketua umum partai Golkar pada Munas XI partai Golkar tahun 2024," kata Adies di DPP Partai Golkar, Senin (19/8/2024) malam.
Sementara berkas kelengkapan Bahlil, lanjut Adies, telah dinyatakan lengkap dan memenuhi persyaratan.
"Berkas pendaftaran bakal calon atas nama Bahlil Lahadalia dinyatakan lengkap dan memenuhi persyaratan sebagai calon ketua umum pada Munas ke XI Partai Golkar tahun 2024," jelasnya.
Adies mengatakan, gagalnya Ridwan Hisjam melaju dalam pemilihan kata Adies, lantaran ada 2 persyaratan dari 7 persyaratan yang tidak dipenuhi. Namun, hal itu tidak disampaikan secara gamblang.
"Dari 7 persyaratan ada 2 persyaratan yang tidak terpenuhi. Yang paling ini adalah surat dukungan," katanya.
Hingga tenggat waktu yang ditentukan, kata Adies, pihaknya hanya menerima 2 nama yang mencalonkan menjadi bakal calon ketua partai berlambang pohon beringin.
"Dalam tenggang waktu pendaftaran tersebut komite pemilihan menerima dua bakal calon ketum yang mendaftar atas nama Ridwan Hisjam, dan Bahlil Lahadalia," katanya.
Berita Terkait
-
Agus Gumiwang Ngaku Siap Lantik Bahlil Lahadalia jadi Ketum Golkar, Asalkan...
-
Reshuffle Bikin PDIP Panas, Reaksi Bahlil soal Surat Senior Minta Jokowi jadi Ketum Golkar
-
Ridwan Hisjam Tumbang, Bahlil Lahadalia Jadi Calon Tunggal Ketum Golkar
-
Nyengir Disebut 'Pak Ketum', Bahlil Guyon Sebelum Dilantik Jokowi jadi Menteri ESDM: Kok Seperti Munas Golkar
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi