Suara.com - Pendaftaran CPNS 2024 telah resmi dibuka pada Selasa (20/8/2024). Kira-kira tes CPNS terdiri dari apa saja? Nah untuk mengetahuinya, simak berikut ini kisi-kisinya lengkap dengan rincian jumlah soal dan bobotnya.
Dikutip dari laman resmi Kementerian PANRB (Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi), tahun ini CPNS menyediakan 130.414 formasi untuk instansi pusat dan 148.012 formasi untuk instansi daerah. Pendaftaran dilakukan secara online.
Bagi yang berminat daftar CPNS 2024, pasti bertanya-tanya materi apa saja yang bakal masuk dalam CPNS 2024? Lantas, tes CPNS terdiri dari apa saja? Nah untuk lebih jelasnya, berikut ini materi atau kisi-kisinya yang perlu diketahui lengkap dengan jumlah soal dan bobotnya.
Jumlah dan Bobot Soal CPNS
Berdasarkan Keputusan PANRB No 321 Tahun 2024 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan Pegawai Negeri Sipil 2024, soal CPNS 2024 terdiri dari tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensia umum (TIU), dan tes karakteristik pribadi (TKP).
Untuk soal tes SKD ini jumlahnya sebanyak 110 butir dengan durasi waktu 100 menit. Adapun rinciannya sebagai berikut:
- TWK terdiri dari 30 soal dengan bobot nilai untuk jawaban benar nilainya 5 dan jawaban salah/ tidak menjawab nilainya 0.
- TIU terdiri dari 35 soal dengan bobot nilai untuk jawaban benar nilainya 5 dan jawaban salah/ tidak menjawab nilainya 0.
- TKP terdiri dari 45 soal dengan bobot nilai jawaban benar nilainya minimal paling 1 dan nilai maksimal 5, jika tidak menjawab nilainya 0.
Untuk nilai kumulatif maksimum tes SKD CPNS 2024 yaitu 550 yang terdiri dari Tes Wawasan Kebangsaan sebanyak (TWK) 150, Tes Intelegensia Umum (TIU) 175, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 225
Kisi-kisi soal CPNS 2024
Setelah mengetahui jumlah dan bobot soal tes CPNS, berikut ini kisi-kisi soal tes CPNS 2024 yang juga perlu diketahui.
Baca Juga: 4 Tips agar Maksimal dalam Mengerjakan Tes CPNS 2023
1. Tes wawasan kebangsaan (TWK)
Tes wawasan kebangsaan (TWK) ini bertujuan untuk menilai apakah peserta menguasai pengetahuan dan mampu mengimplementasikan beberapa poin tentang Nasionalisme, Integritas, Bela Negara, Pilar Negara, dan Bahasa Negara,
2. Tes intelegensia umum (TIU)
Untuk Tes intelegensia umum (TIU) ini bertujuan untuk menilai apakah peserta menguasi pengetahuan dan mampu mengimplementasikan kemampuan verbal, kemampuan numeric, dan kemampuan figuran.
Untuk kemampuan verbal yaitu sebagai berikut:
- Analogi, guna mengukur kemampuan peserta dalam bernalar lewat perbandingan dua konsep kata yang memiliki hubungan tertentu, lalu menggunakan konsep tersebut pada situasi lain.
- Silogisme, guna mengukur kemampuan peserta untuk menarik kesimpulan dari 2 pernyataan yang ada.
- Analitis, guna mengukur kemampuan peserta dalam menganalisis informasi yang ada dan memberikan
Untuk kemampuan numerik yaitu sebagai berikut:
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya