Suara.com - Seorang karyawati sebuah di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mengalami aksi pelecehan seksual dari seorang pemotor pria kala sedang mengisi bahan bakar. Aksi pria cabul itu terekam kamera pengawas alias CCTV saat meremas bagian sensitif dari wanita pegawai SPBU tersebut.
Pria itu pun langsung viral setelah rekaman kamera pengawas yang merekam aksi cabulnya itu beredar di media sosial, salah satunya dibagikan ulang akun Instagram @folkjawabarat_.
Dilihat Suara.com dari unggahan video itu, awalnya pria berjaket hitam itu terlihat mendekati karyawati SPBU saat sedang mengisi bahan bakar ke tangki sepeda motor. Dalam video itu, tampak tangan pria itu gerayangan ke bagian belakang korban.
Dari rekaman CCTV, tampak wanita itu sempat risih ketika pemotor pria itu meremas bokongnya. Bukannya panik, pelaku pelecehan itu justru 'nyengir' kepada korban setelah melakukan aksi cabulnya.
Berdasar narasi dalam unggahan itu, aksi pencabulan itu terjadi di Pertashop di Kampung Kebon Peuteuy, RT 01/RW 02, Desa Kebonpeuteuy, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Senin (26/8/2024) kemarin.
Aksi cabul pria kepada karyawati SPBU itu membuat netizen murka. Saking geramnya, sejumlah netizen menanggapi video pelecehan seksual dengan komentar-komentar pedas.
"Besok-besok langsung semprott pake bensin mba mumpung ada Cctv aman kok," tulis salah satu netizen disertai emoji api.
"Mbak siram mbak pake bensin.. Biar menyala bapaknya," timpal yang lain geram.
"Lahhh klo gue mahhh lgsg tak siram pke bensin biar kapok," sahut netizen lainnya lagi.
Selain itu, netizen lainnya mendesak agar aparat kepolisian untuk menangkap pelaku setelah wajah dan pelat nomor kendaraannya terekam CCTV di lokasi. Bahkan, akun resmi milik Polres Cianjur dan Divisi Humas Polri ikut dicolek agar segera menangkap pelakunya.
"Tolong tangkep pelakunya @polres.cianjur @divisihumaspolri," kecam yang lainnya.
Berita Terkait
-
Aksi Represi Polisi saat Demo di Makassar Viral: Diami Korban Luka-luka, Pukuli Paramedis hingga Lecehkan Wanita
-
Viral Lagi! Polwan Putri Cikita "Duta Sopan Santun" Tuduh Pria Ngobat: Polisi Wajib Curiga!
-
Viral Lagi! Kaesang-Erina Kepergok Borong Tas Dior Pakai Jet Pribadi, Akun Jubir Kemenkeu dan Bea Cukai Ramai Dicolek
-
Labrak Orang Makan Gegara Dicap Tak Sopan, Polwan Putri Cikita "Duta Sopan Santun" Auto Viral!
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Kuasa Hukum Lee Kah Hin Optimistis Raih Keadilan dalam Praperadilan Kasus Sumpah Palsu
-
Anak-anak Papua Antusias Sambut Speed Boat Pengantar Makan Bergizi Gratis di Danau Sentani
-
Jelang Lebaran, Prabowo Larang Keras Menteri dan Pejabat Gelar Open House Mewah
-
YLBHI: Negara Wajib Ungkap Pelaku Teror Andrie Yunus dan Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan
-
Prabowo - Gibran Zakat di Istana! Baznas Gaspol Kejar Target Rp60 Triliun Demi Berantas Kemiskinan
-
Posko THR Kemnaker Terima 1.134 Konsultasi, Hari Ini Layanan Aduan Mulai Dibuka
-
Perjuangan HAM Tak Berhenti Usai Penyerangan Andrie Yunus, KontraS: We keep moving forward, Tatakae!
-
Ajak Warga Ikut Bongkar Pelaku Teror Air Keras Aktivis KontraS, Polri: Identitas Kami Lindungi
-
OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Diduga Terkait Penerimaan dari Sejumlah Proyek
-
Cegah Kecelakaan Saat Mudik, Kemnaker Periksa Kesehatan dan Kelelahan Pengemudi di 6 Kota