Teknisi pendukung kehidupan Alex Gibbs, yang terlibat dalam operasi penyelamatan, mengungkapkan bahwa pria itu hampir kehabisan waktu ketika ditemukan di toilet kapal.
Tn. Gibbs mengamati bahwa rekaman penyelamatan menunjukkan penumpukan CO2 di kabin mulai memengaruhi juru masak Nigeria itu, dengan kadar oksigen yang cepat menipis.
Ia menjelaskan: "Bertentangan dengan kepercayaan umum, ketika orang terjebak di ruang terbatas, bukan kehabisan oksigen yang akan membunuh Anda, melainkan napas Anda sendiri yang menyebabkan penumpukan CO2,"
"Pada saat ia ditemukan, kadarnya sudah sangat tinggi. Anda dapat melihatnya terengah-engah dalam video dan matanya yang sedikit berkaca-kaca karena hal ini."
Meskipun bersumpah untuk tidak pernah kembali ke laut, Tn. Okene memperoleh sertifikasi menyelam komersialnya pada tahun 2015. Tn. van Heerden, yang telah menyelamatkannya dari kedalaman laut dua tahun sebelumnya, dengan bangga menyerahkan ijazahnya.
Berita Terkait
-
Tragedi di Laut Johor, Kapal Perang Malaysia Tenggelam
-
Kemenhub Duga Penyebab Kapal Pinisi di Labuan Bajo Imbas Terseret Ombak
-
Hadapi Suhu Panas Ekstrem, Mahasiswi Indonesia Bagikan Tutorial Bertahan Hidup di India
-
Horor Abis! Ini Ulasan Film "Escape Room": Bertualang Memecahkan Teka-Teki untuk Bertahan Hidup
-
Ini Video Detik-detik Tenggelamnya Kapal Kayu di Afrika, 58 Orang Meninggal
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?
-
Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional