Suara.com - Calon Gubernur Jakarta yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus, Ridwan Kamil alias RK bakal menyulap Jakarta seperti Bandung.
Hal yang pertama dalam merubah Jakarta, kata RK, yakni dengan mengubah iklim Jakarta menjadi lebih sejuk dari sebelumnya.
“Jadi kota di mana saja sama, kenapa panas selain iklim karena gedung kekurangan pohon itu ilmiah sekali. Maka kami sudah keliling-keliling jalan-jalan yang gersang,” kata RK, saat di Ampera Jakarta Selatan, Minggu (1/9/2024).
Guna membuat iklim Jakarta menjadi lebih sejuk, RK bakal melakukan penghijauan untuk Jakarta. Tak tanggung-tanggung, reboisasi yang bakal dilakukan paslon dengan akronim Rido ini bakal menggandakan pohon di Jakarta menjadi 3 kali lipat.
“Jadi kami bertekad jangka pendek kita berdua akan minimal mentigakalilipatkan hijaunya Jakarta dengan pohon-pohon,” ucapnya.
RK juga mengaku, jika nantinya dirinya tidak bakal sembarangan dalam menanam pohon. Ia bakal memilih pohon yang dapat menyerap polusi lebih besar.
“Nah pilihannya pohonnya pake ilmu, pilih hijaunya sama tapi menyerap polusi lebih besar,” jelasnya.
Diketahui bersama, ada tiga nama pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dalam Pilkada Jakarta.
Selain RK-Suswono yang diusung oleh KIM Plus. Kemudian pasangan Pramono-Rano yang diusung oleh PDIP.
Baca Juga: Bukan Konsep Teoritis, Ini Yang Ditawarkan Ridwan Kamil Untuk Sejahterakan Warga Jakarta
Selain itu, ada juga pasangan dari jalur independen dalam Pilkada Jakarta, yakni Dharma Pongrekun-Kun Wardana.
Tag
Berita Terkait
-
RK Ngaku Ogah Manfaatkan Sepak Bola untuk Hal yang Bersifat Politis
-
Detik-detik Anies Bertemu Cagub-Cawagub Pramono-Rano di CFD, Saling Tertawa Penuh Kehangatan
-
90 Persen Kursi DPRD DKI Masuk Rombongan KIM, RK Pede Tak Ada Drama: Jadi Kita Bisa Fokus Kerja
-
Sebut-sebut Soto Rawon, Ini Alasan Akronim RK-Suswono Berubah Jadi Rido
-
Bukan Konsep Teoritis, Ini Yang Ditawarkan Ridwan Kamil Untuk Sejahterakan Warga Jakarta
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?