- Tulisan "Meterai Elektronik" kabur atau tidak dicantumkan.
- Angka nominal "10000" dan tulisan “SEPULUH RIBU RUPIAH” tidak jelas atau tidak ditampilkan.
- QR Code tidak dapat diverifikasi atau sama sekali tidak ada.
- Tidak bisa diverifikasi melalui aplikasi resmi seperti Peruri Scanner.
- Tidak disertai dengan sertifikat elektronik, yang mengindikasikan bahwa meterai tersebut tidak asli.
Mengetahui perbedaan antara e-Meterai asli dan palsu sangat penting untuk menghindari risiko hukum dan kerugian finansial.
Cara Cek Keaslian e-Meterai
Untuk memverifikasi keaslian e-Meterai, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, antara lain dengan menggunakan aplikasi Peruri Scanner atau melalui situs verifikasi Peruri di verification.peruri.co.id.
Langkah-langkah untuk melakukan pengecekan adalah sebagai berikut:
1. Buka aplikasi Peruri Scanner atau kunjungi laman verification.peruri.co.id.
Baca Juga: 15 Alternatif Tempat Beli e-Meterai CPNS 2024 Resmi, Dijamin Asli
2. Unggah dokumen yang telah dibubuhi e-Meterai.
3. Klik captcha "I'm not a robot".
4. Klik "Upload PDF".
5. Tunggu hingga proses verifikasi selesai.
Selain itu, penting untuk memahami ciri khas e-Meterai, seperti adanya kode unik berupa nomor seri, gambar Garuda Pancasila, tulisan "Meterai Elektronik", dan angka serta tulisan yang menunjukkan tarif bea meterai.
Tips untuk Menghindari Penipuan
Untuk menghindari penipuan, masyarakat disarankan untuk membeli e-Meterai langsung dari distributor resmi Peruri dan menghindari pembelian melalui platform e-commerce yang tidak resmi. Berdasarkan peraturan yang berlaku, harga e-Meterai yang dijual melalui distributor resmi sama dengan harga yang ditetapkan pemerintah, yaitu Rp10.000.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran
-
Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!
-
Tercekik Harga BBM, Transjakarta Siap Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
KPK Dorong Capres hingga Cakada Wajib dari Kader Parpol, Ini Alasan di Baliknya
-
Kelaparan Ekstrem Melanda Dunia di 2026, Gaza dan Sudan Paling Parah
-
El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist
-
Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI
-
Donor Darah Bareng Bank Jakarta dan PMI, Stok Darah DKI Didorong Tetap Aman
-
KPK Percepat Kasus Korupsi Haji, 2 Tersangka Swasta Segera Diperiksa