Suara.com - DPR RI akhirnya secara resmi menetapkan 5 orang sebagai anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 2024-2029. Hal itu disepakati dalam Rapat Paripurna yang digelar hari ini, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2024).
Adapun lima anggota BPK RI tersebut yakni Akhsanul Khaq, Bobby Adhityo Rizaldi, Budi Prijono, Daniel Lumban Tobing, dan Fathan. Mereka sebelumnya sudah menjalani uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) baik di DPD RI maupun di DPR RI khususnya di Komisi XI.
“Apakah hasil fit and proper test Komisi XI DPR dapat disetujui?” kata Ketua DPR RI Puan Maharani.
“Setuju,” jawab anggota yang hadir.
Untuk diketahui, Komisi XI DPR RI telah menetapkan 5 orang tersebut sebagai calon anggota BPK setelah melalui rangkaian kegiatan uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test.
Wakil Ketua Komisi XI Dolfie O.F.P mengatakan awalnya lembaganya menerima total 75 calon anggota BPK.
Komisi XI kemudian membuka ruang penyampaian masukan publik juga meminta pertimbangan dari DPD RI tentang calon BPK tersebut. Pada 2 sampai 4 September 2024, Komisi XI melanjutkan fit and proper test, dari proses ini 6 orang calon mengundurkan diri.
Menurut Dolfie, setelah memperhatikan masukan dari masyarakat dan pertimbangan dari DPD RI, maka Komisi XI pada tanggal 4 September 2024 mengambil keputusan secara musyawarah mufakat. Hasil musyawarah itu menyepakati 5 Anggota BPK terpilih periode 2024-2029.
Baca Juga: Akui Temui Haji Isam, Bobby Golkar Minta Restu buat Nyalon Anggota BPK?
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara