Suara.com - Kamala Harris yang merupakan Wakil Presiden Amerika Serikat yang juga capres dari Partai Demokrat menyampaikan pernyataan yang menggelitik. Saat debat Pemilu Presiden AS dengan mantan Presiden Donald Trump, ia mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak memiliki pasukan di zona konflik mana pun di seluruh dunia.
"Hingga saat ini, tidak ada satu pun anggota militer AS yang bertugas aktif di zona konflik, di zona perang mana pun di seluruh dunia – pertama kali dalam abad ini," kata Harris pada Selasa (10/9) malam.
Selama Joe Biden menjabat sebagai presiden, militer AS mengirim pasukan ke negara-negara di seluruh dunia, termasuk Suriah, Irak dan Yordania.
Selama debat pertama pilpres AS 2024 antara Trump dan Presiden Biden pada Juni lalu, Biden secara keliru mengklaim sebagai presiden pertama yang tidak memiliki pasukan yang tewas di mana pun di seluruh dunia.
Pada Agustus 2021, sebanyak 13 anggota militer AS tewas selama berlangsungnya penarikan pasukan dari Afghanistan akibat bom bunuh diri di bandara di Kabul.
Kemudian pada Januari 2024, tiga tentara AS juga tewas akibat serangan pesawat nirawak di Yordania. (Antara)
Berita Terkait
-
"Aku Akan Memberimu Seorang Anak": Reaksi Kontroversial Elon Musk usai Taylor Swift Dukung Kamala Harris
-
Debat Panas Jelang Pemilu: Kamala Harris Serang Trump Sebagai 'Aib' dan 'Sahabat Diktator'
-
Taylor Swift Klaim Dirinya 'Childless Cat Lady' Usai Deklarasi Dukungan untuk Kamala Harris
-
Taylor Swift Ogah Dukung Donald Trump pada Pemilu AS
-
Presiden AS Joe Biden Sebut Penembakan Aktivis Turki-Amerika oleh Sniper Israel sebagai Kecelakaan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
JPO 'Melayang' JIS-Ancol Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta, Kapan Bisa Digunakan?
-
Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal
-
Adu Cepat Lawan Maut: Basarnas Terjang 'Bubur Pasir' Cari Puluhan Korban Longsor Cisarua
-
"Saya Mohon Maaf," Ucapan Gibran di Tengah Duka Longsor Maut Bandung Barat
-
2 Polisi Gugur Terhimpit Truk Saat Bertugas Menuju Longsor Cisarua, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat
-
Menko PMK Pratikno Soal Longsor Bandung Barat: SAR 24 Jam Cari 83 Korban Hilang
-
Banjir Jakarta: Pramono Sebut Sebagian Sudah Surut, BPBD Ungkap 14 RT Masih Terendam 80 Cm
-
Menteri Trenggono Ikut Presiden ke London dan Davos Sebelum Pingsan, Tapi Besok Sudah Ngantor
-
KPK Bongkar Skema Pemerasan Caperdes Pati, Bupati Sudewo Ditaksir Bisa Kantongi Rp50 Miliar
-
Kronologi Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Suara Debam Bikin Riuh