Suara.com - Jasad Muhammad Rizky (19), salah satu korban dari 7 remaja yang ditemukan tewas di Kali Bekasi, Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi, belum juga tiba di rumah duka hingga Senin (23/9/2024) malam.
Pantauan Suara.com sekitar pukul 18.50 WIB, rumah duka yang berlokasi di RT01/RW01 Bojong Menteng, Rawalumbu, Kota Bekasi, masih dipenuhi oleh sanak keluarga yang menunggu kepulangan jenazah Rizky.
Sayangnya, malam ini jasad Rizky belum bisa dipulangkan dari RS Polri Kramat Jati. Hal itu disampaikan oleh kakek korban, Nasip (57) yang mendapatkan informasi dari ayah sambung Rizky melalui sambungan telepon.
“Ya, 'Maaf pak belum bisa bawa balik juga', ‘lah, memangnya kalau enggak bisa dibawa balik, itu mau dimakan bangkainya?, kata Nasip kepada wartawan.
Saat menerima kabar itu, Nasip mengaku sedikit kecewa. Pasalnya ia hanya ingin jasad cucu ya segera dipulangkan dan dimakamkan.
Selain itu, Nasip mengatakan liang lahat untuk Rizky Sudah disiapkan sejak kemarin, Minggu (21/9).
“Memangnya itu bangkai (jasad) mau diapain? Mau dimakan? Kan gue kata, orang kampung kalau sudah diantarkan mayatnya, ya sudah. apa yang kita tutut? Namanya orang meninggal. Berarti nasib dia, takdir dia,” tuturnya.
“Lah sudah dua hari, mana ada oramg mati makamnya dua hari melompong,” imbuhnya.
Nasip mengaku, pihak keluarga sudah sepenuhnya ikhlas dengan meninggalnya Rizky. Dia berharap, jenazah Rizky segera dipulangkan.
“Ikhlas. Demi Allah nggak ada berat apapun. Itu menganggap aja udah nasib dia. Yang penting di rahmatullah dia biar keterima,” pungkasnya.
Kontributor : Mae Harsa
Berita Terkait
-
7 Jasad Remaja Di Kali Bekasi Belum Teridentifikasi, Keluarga Diminta Bawa Sikat Gigi Hingga Baju Belum Dicuci
-
Pengakuan Keluarga Korban Remaja Tewas Di Kali Bekasi: Anak Rumahan, Bukan Anggota Geng Motor
-
Hendak Tawuran, Polisi Beberkan 7 Remaja Tewas di Kali Bekasi Sempat Berkumpul dengan 60 Orang
-
7 Jenazah di Kali Bekasi, Polisi Sita Puluhan Motor dan Sajam dari Gerombolan Remaja
-
Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Korban Tewas di Kali Bekasi, Sempat Pamit Kondangan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT