Suara.com - Polisi melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan saat pelantikan anggota DPR/DPD/MPR RI periode 2024-2029, di Senayan, Jakarta.
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman mengatakan, arus lalu lintas yang bakal dilakukan pengalihan yakni dari arah Lapangan Tembak menuju Jalan Gatot Subroto. Pengendara yang melintasi jalan tersebut bakal diputar balik di kolong sekat 2.
“Atau dialihkan ke tanjakan jalan layang ladokgi yang mengarah ke Semannggi,” kata Latif, dalam keterangannya, Selasa (1/10/2024).
Kemudian, pintu keluar tol yang berada di depan Pulau Dua bakal ditutup sementara. Kendaraan yang ingin menuju Slipi dari tol dalam kota diteruskan ke arah Tomang.
“Arus lalu lintas dari Jalan Palmerah Timur menuju Jalan Gelora atau pintu belakang Gedung DPR RI, diluruskan ke Jalan Tentara Pelajar atau Jalan Permata Hijau,” katanya.
Kemudian, lanjut Latif, arus lalu libtas dari Jalan Gerbang Pemuda Menuju Jalan Gelora atau pintu belakang Gedung DPR bakal dialihkan ke Jalan Asia Afrika.
Kemudian arus lalu lintas dari Jalan Asia Afrika menuju traffic light Lapangan tembak di belokan ke Jalan Pintu 1 Senayan.
Kemudian, arus lalu lintas yang dialihkan lantaran adanya kegiatan pelantikan anggota DPR/MPR ini yakni arus lalu lintas dari arah Semanggi menuju Slipi.
“Dialihkan ke kiri di jalan layang Ladokgi, ke Jalan Gerbang Pemuda,” ucap Latif.
Baca Juga: Simpang CSW-Senayan Jadi Kawasan Tertib Lalu Lintas, Pengguna Jalan Wajib Patuh
Kemudian, arus lalu lintas yang dari arah Slipi menuju Gerbang Pemuda untuk sementara diluruskan ke arah Semanggi.
“Rekayasa ini dilakukan situasional,” pungkas Latif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?
-
Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah
-
Kajari Magetan Dicopot, Diperiksa Intensif Kejagung Gegara Dugaan Pelanggaran Integritas!
-
Macet Parah di RE Martadinata, Sebagian Rute Transjakarta 10H Dialihkan via JIS
-
Komisi II DPR Tetapkan 9 Anggota Ombudsman RI 2026-2031, Hery Susanto Jadi Ketua
-
Ketua Banggar DPR Bela Pencalonan Thomas Djiwandono: Ini Soal Kemampuan, Bukan Nepotisme