Suara.com - Perdana Menteri Israel, Netanyahu sebelumnya sempat memberikan ancaman kepada kepada Iran ditengah serangan yang dilakukan negara Zionis tersebut ke jalur Gaza Palestina dan Lebanon.
Hal itu nampaknya mendapatkan sorotan khusus dari Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
Orang nomor satu di Iran tersebut menegaskan, bahwa setelah serangan rudal Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) ke jantung wilayah pendudukan.
Dia memberikan peringatan kepada Netanyahu harus memahami bahwa Iran bukanlah negara agresif, namun tetap berdiri teguh melawan setiap ancaman.
“Berdasarkan hak yang sah dan dengan tujuan menciptakan perdamaian dan keamanan bagi Iran dan kawasan, respons tegas telah diberikan terhadap agresi rezim Zionis,” tulis Pezeshkian di akun X miliknya.
"Tindakan ini untuk membela kepentingan dan warga negara Iran," katanya.
Presiden Iran menjelaskan bahwa Netanyahu harus memahami bahwa Iran bukanlah pihak yang suka berperang, tetapi tetap teguh melawan setiap ancaman.
“Ini hanyalah sedikit dari kekuatan kami. Jangan terlibat konflik dengan Iran,” tambahnya lagi.
Peringatan Keras dari Netanyahu Untuk Iran
Baca Juga: Israel Kembali Serang Beirut Selatan, Operasi Ugal-ugalan Tewaskan 55 Orang
Konflik di Timur Tengah saat ini semakin panas, bahkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu baru-baru ini memberikan peringatan keras kepada Iran.
Menurut Netanyahu, Iran saat ini tidak ada tempat di Timur Tengah di luar jangkauan Israel di tengah banyaknya serangan terhadap Hizbullah di Lebanon.
Dalam pernyataan video yang dibuat dalam bahasa Inggris, Netanyahu berbicara kepada rakyat Iran dan memperingatkan bahwa pemerintah mereka membawa mereka lebih dekat ke jurang maut.
“Dengan berlalunya waktu, rezim ini membawa Anda – rakyat Persia yang mulia – semakin dekat ke jurang kehancuran,” kata Netanyahu.
“Tidak ada tempat di Timur Tengah yang tidak dapat dijangkau oleh Israel,” tambah perdana menteri tersebut, sambil memperingatkan rakyat Iran bahwa “rezim mereka semakin menjerumuskan kawasan ini ke dalam kegelapan dan peperangan”.
“Jangan biarkan sekelompok kecil teokrat menghancurkan harapan dan impian Anda,” kata Netanyahu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Akankah Rocky Gerung Hadir? Polda Metro Tunggu Kedatangannya Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Jaga Marwah Non-Blok, Connie Ingatkan Presiden Tak Sembarang Bayar Iuran Dewan Perdamaian
-
Pura-pura Jadi Kurir Ekspedisi, Dua Pengedar Narkoba di Tangerang Tak Berkutik Diciduk Polisi
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?