Suara.com - Perusahaan pers dianjurkan untuk menjalankan strategi khusus agar bisa bertahan lama sebagai industri media.
Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria menyampaikan ada empat langkah strategis yang dapat diterapkan dalam menunjukkan media yang berkelanjutan di era disrupsi teknologi.
"Pertama, ini sudah banyak diusulkan juga, model bisnis multi-platform dengan menyajikan konten berita di beberapa platform sekaligus," ungkap Nezar saat hadir di acara Local Media Summit (LMS) 2024 yang digelar Suara.com di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (2/10/2024).
Strategi kedua, lanjutnya, menghadirkan konten berita yang spesifik dan menarik. Ketiga, melakukan diversifikasi dan penyajian konten berkualitas. Serta terakhir menggunakan teknologi terkini, dalam hal ini artificial intelligence (AI) dalam kegiatan operasional media.
"Implementasi langkah itu dapat dilakukan melalui beberapa cara. Contohnya media dapat mengadopsi AI dan jaringan 5G untuk meningkatkan konektivitas," lanjut Nezar.
Dia menyampaikan bahwa jaringan internet 5G saat ini sedang dikembangkan pemerintah dengan sebutan 5G Broadcast. Teknologi seperti itu telah diuji coba ketika gelaran olahraga terbesar di dunia, Olimpiade di Paris.
"Jadi kita bisa menikmati secara teknologis itu langsung lewat smartphone yang kita miliki ataupun jaringan 5G yang bisa kita akses. Dan ini tentu saja ada perubahan-perubahan dalam pola produksi konten nantinya dan juga bagaimana mengelola konten itu secara efektif," tuturnya.
Oleh karena itu, Nezar berpesan, penting adanya media beradaptasi dan lakukan inovasi terhadap perkembangan teknologi. Sehingga bisa membuat satu model bisnis yang berkelanjutan untuk mempertahankan jurnalisme berkualitas.
"Ada banyak hal yang bisa dilakukan termasuk juga upgrade para jurnalis yang selalu harus terus belajar upskilling, reskilling gitu. Sampai dengan bagaimana inovasi-inovasi konten itu sangat penting," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kasus Kekerasan Seksual Perempuan Masih jadi Isu 'Seksi' Media, Dewan Pers: Bukan Lindungi Korban tapi Diekploitasi
-
Hasil Riset Sebut Pemberitaan di Indonesia Didominasi Politik dan Hiburan, Kenapa?
-
Wanti-wanti Jurnalis soal Dampak Penggunaan AI, Begini Kata Dewan Pers
-
Wamenkominfo Ungkap Masa Depan Media Di Tengah Paparan AI
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Penolakan JC Sony Sonjaya Dinilai Hambat Pengungkapan Nama-Nama Penting di Kasus MBG
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online
-
Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh
-
Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi
-
Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi
-
Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga
-
Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya
-
KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'