Suara.com - Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyebut pidatonya dalam Sidang Paripurna Ke-3 MPR RI dengan agenda pelantikan Ketua MPR RI periode 2024-2029 yang berisi ajakan hidup sederhana tidak ditujukan untuk sosok perseorangan tertentu.
"Saya tidak bermaksud untuk menyampaikan kepada siapa pun, tapi mengingatkan kepada seluruh kita semuanya," kata Ahmad Muzani ditemui usai pelantikan dirinya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2024).
Hal itu disampaikan-nya merespons pertanyaan awak media tentang fenomena pejabat publik yang menampilkan gaya hidup mewah tengah sorotan masyarakat, termasuk penggunaan fasilitas pesawat jet pribadi.
Dia menjelaskan bahwa ajakan hidup sederhana yang dimaksudkan dalam pidatonya sebagai cara menikmati hidup yang diwujudkan dalam bentuk perilaku keseharian.
"Hidup sederhana adalah sebuah cara bagaimana kita itu bisa menikmati atas apa yang sudah diberikan oleh bangsa dan negara, oleh Tuhan Yang Maha Esa, oleh Allah kepada kita sehingga itu bisa menjadi sebuah cara kita dalam laku dan perilaku kita sehari-hari," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.
Dia juga menjelaskan bahwa hidup sederhana yang dimaksud dalam pidatonya sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat kehidupan.
"Hidup sederhana itu adalah sebuah cara bagaimana kita mensyukuri atas apa yang harus kita nikmati dan kita syukuri atas apa yang sudah diberikan Tuhan kepada kita," tuturnya.
Dia lantas berkata, "Ya, pokoknya kita menikmati, kita mensyukuri dan menikmati, tadi ada penjelasannya dan saya kira itu."
Sebelumnya, Muzani mengajak seluruh wakil rakyat di parlemen untuk senantiasa menjalani hidup sederhana dan berlebihan, serta memegang teguh konstitusi yang berlaku setelah resmi dilantik untuk periode 2024-2029.
Baca Juga: Jadi Pimpinan MPR, Ini Yang Akan Diperjuangkan Bos Lion Air Rusdi Kirana
"Hidup sederhana bukanlah berarti kita mengabaikan kemajuan atau menghindari pencapaian," kata Muzani saat berpidato di Sidang Paripurna Pelantikan Pimpinan MPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta.
Menurut dia, hidup sederhana mampu memberikan pelajaran untuk menghargai apa yang telah dimiliki dan memperkuat hubungan antar-sesama dan menjaga lingkungan di sekitarnya. Dengan begitu, menurutnya para wakil rakyat bisa berkontribusi pada nilai-nilai positif yang hidup di masyarakat.
"Dengan hidup sederhana, kita lebih fokus dengan hal-hal yang benar-benar penting seperti keluarga dan persahabatan," tutur dia.
Sidang Paripurna Ke-3 MPR RI di Gedung Nusantara, kompleks parlemen, Jakarta, Kamis, menyetujui Ahmad Muzani dari Fraksi Partai Gerindra menjadi Ketua MPR RI periode 2024—2029 menggantikan Bambang Soesatyo selaku Ketua MPR RI periode 2019—2024.
Selain itu, sidang paripurna tersebut juga menyetujui delapan pimpinan MPR RI lainnya untuk dilantik. Sebelumnya, pada periode 2019—2024, Muzani menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI.
Berita Terkait
-
Jadi Pimpinan MPR, Ini Yang Akan Diperjuangkan Bos Lion Air Rusdi Kirana
-
Jadi Pimpinan MPR, Rusdi Kirana Akan Pensiun Sebagai Bos Lion Air
-
Pidato Perdana Ahmad Muzani Sebagai Ketua MPR RI, Bicara Pelantikan Presiden Dan Wakil Presiden
-
Tok! MPR Resmi Bentuk Tiga Badan Baru
-
Resmi Jadi Ketua MPR, Muzani: Kalau Ada Tindakan Salah Kritiklah Kami
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi
-
Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan
-
Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam