Suara.com - Perwakilan Palestina di PBB Riyadh Mansour telah mendesak negara-negara anggota, khususnya AS dan Barat untuk menghentikan penjualan dan pengiriman senjata kepada rezim Zionis.
Saya meminta semua negara yang mendukung perjanjian gencatan senjata untuk memberikan sanksi kepada Israel dan menghentikan ekspor senjata kepada rezim ini, kata Mansour seperti dikutip pada pertemuan Dewan Keamanan PBB pada hari Rabu waktu setempat.
Sambil menyoroti kejahatan rezim Zionis, diplomat Palestina tersebut mengatakan bahwa kurangnya hukuman internasional telah membuat Israel semakin berani untuk memperluas lingkaran perang dan kejahatan.
Mansour juga menyinggung krisis kemanusiaan di Jalur Gaza yang terkepung dan dilanda perang, dengan mengatakan bahwa orang-orang di sana tidak memiliki perawatan apa pun karena agresi Zionis dan penargetan staf medis oleh pasukan rezim tersebut.
Ia juga mengecam Israel karena mengancam akan mengeluarkan dekrit dan mencegah kegiatan badan PBB untuk pengungsi Palestina, UNRWA di semua wilayah Palestina yang diduduki.
Kami menderita kelemahan internasional yang tidak dapat memaksa Israel untuk melaksanakan resolusi Dewan Keamanan untuk menghentikan agresi, tegasnya.
Dewan Keamanan menyetujui resolusi yang diusulkan AS tentang penghentian permusuhan di Gaza pada tanggal 22 Juni, yang disambut oleh Hamas dan disetujui dengan 14 suara mendukung dan hanya satu abstain dari Rusia.
Berita Terkait
-
Semakin Panas! Presiden Joe Biden Bahas Serangan Balik ke Iran dengan Netanyahu
-
'Tidak Mau Mati Sia-sia' Ratusan Tentara Israel Tolak Perintah Netanyahu Untuk Bertugas di Medan Perang
-
Kegagalan Militer Zionis: Hizbullah Berhasil Halau Operasi Darat di Lebanon
-
Picu Sirine, Rudal Hizbullah Targetkan Haifa dan Platform Gas Leviathan
-
Curahan Hati Ibu-Ibu Israel Memprotes Pengiriman Anak-anak Mereka di Medan Perang Melawan Hizbullah
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak