Suara.com - Perlawanan Islam di Irak mengatakan telah melancarkan serangan pesawat nirawak baru, yang menargetkan "situs vital" rezim Zionis di wilayah utara Palestina yang diduduki.
Dalam sebuah pernyataan, kelompok induk dari faksi-faksi perlawanan Irak mengatakan serangan pada Kamis dini hari itu dilakukan untuk mendukung rakyat Palestina dan Lebanon serta sebagai tanggapan atas kejahatan rezim Zionis yang merampas kekuasaan terhadap warga sipil, termasuk wanita, anak-anak, dan orang tua.
Ini adalah serangan kedua Perlawanan Islam Irak di wilayah pendudukan dalam beberapa jam terakhir.
Kelompok itu mengatakan operasi pesawat nirawak pertamanya mengenai sasaran di pelabuhan Umm Al-Rashrash, yang juga dikenal sebagai Eilat, di wilayah selatan wilayah pendudukan. Kota itu juga menjadi sasaran kelompok itu pada 8 Oktober.
Kelompok perlawanan ini menekankan bahwa operasi ini dilakukan sebagai kelanjutan dari pendekatannya dalam melawan pendudukan Zionis dan membantu rakyat Palestina serta menanggapi pembantaian warga sipil oleh Zionis.
Dalam beberapa minggu dan bulan terakhir, perlawanan Irak telah menargetkan beberapa lokasi sensitif dan penting milik Israel di Eilat, yang terletak di selatan wilayah Palestina yang diduduki.
Kelompok tersebut telah bersumpah untuk terus melancarkan operasi terhadap target-target Israel dengan intensitas yang semakin meningkat.
Berita Terkait
-
AS Desak Israel untuk Segera Atasi Krisis Kemanusiaan di Gaza
-
AS Peringatkan Israel: Jangan Ulang Kehancuran Gaza di Lebanon!
-
Netanyahu Sebut Lebanon Bakal Hancur Seperti Gaza, Amerika Serikat: Itu Bukan Keinginan Kami
-
Palestina Desak AS dan Barat Hentikan Penjualan Senjata ke Israel
-
Kegagalan Militer Zionis: Hizbullah Berhasil Halau Operasi Darat di Lebanon
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib